BATU—Musim hujan seringkali membawa hawa dingin dan badan yang mudah merasa lesu.
Salah satu minuman tradisional yang cocok dinikmati saat cuaca dingin adalah wedang jahe.
Selain menghangatkan tubuh, wedang jahe juga menyimpan beragam manfaat untuk kesehatan.
Wedang jahe terbuat dari rebusan air dan potongan jahe segar.
Dalam beberapa resep, minuman ini juga ditambahkan gula merah, serai, atau daun pandan untuk menambah cita rasa.
Rasanya yang hangat dan pedas ringan mampu memberikan efek menenangkan, terutama ketika diminum saat hujan deras mengguyur.
Menurut ahli gizi, jahe mengandung senyawa aktif seperti gingerol yang bersifat antioksidan dan antiinflamasi.
Senyawa ini dapat membantu meredakan nyeri otot, mual, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Tak hanya itu, wedang jahe juga dikenal baik untuk melancarkan pencernaan serta membantu mengatasi masuk angin dan flu ringan.
Minuman tradisional ini punya banyak manfaat kesehatan karena bisa meningkatkan suhu tubuh dan membantu melawan virus.
Selain itu, wedang jahe juga dipercaya mampu membantu pembakaran lemak dan memperlancar peredaran darah.
Karena itu, minuman ini kerap dikonsumsi oleh mereka yang sedang menjalani program diet sehat.
Masyarakat bisa membuat wedang jahe sendiri di rumah dengan bahan sederhana.
Cukup rebus jahe yang sudah digeprek selama 10–15 menit, lalu tambahkan pemanis sesuai selera. Wedang jahe pun siap disajikan hangat.
Dengan segudang manfaat tersebut, tak heran jika wedang jahe menjadi pilihan tepat untuk menemani suasana hujan sekaligus menjaga kebugaran tubuh. (Talita)
Editor : Aditya Novrian