Kebiasaan membunyikan jari sering kali dilakukan secara spontan, baik sebagai bentuk pelepas stres, kebiasaan lama, atau sekadar merasa nyaman.
Meskipun terdengar sepele, aktivitas ini kerap menimbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat, ada yang menganggapnya sebagai hal wajar, sementara yang lain merasa risih atau bahkan percaya bahwa kebiasaan tersebut bisa berdampak buruk bagi kesehatan sendi.
Di balik suara "krek" yang khas itu, ternyata terdapat proses ilmiah menarik yang melibatkan tekanan dan gas dalam cairan sendi.
Baca Juga: Jangan Panik! Ini Cara Menghilangkan Mata Sembab Setelah Menangis yang Bisa Anda Coba di Rumah
Jari dapat berbunyi karena terdapat celah antar sendi jari tangan.
Ketika membunyikan jari, timbullah gelembung udara di dalam cairan sendi untuk pecah.
Radang sendi kerap dianggap sebagai efek buruk akibat sering membunyikan jari tangan.
Baca Juga: Bawang Putih, Bumbu Dapur yang Ampuh Lawan Penyakit
Namun, menurut penelitian dalam Swiss Medical Journal, tidak ada bukti bahwa membunyikan jari dapat memicu arthritis atau peradangan sendi.
Banyak penelitian yang meneliti bahaya membunyikan jari tangan, dikatakan membunyikan jari terus-menerus pernah menimbulkan kasus dislokasi atau cedera tendon.
Akan tetapi, bahaya membunyikan jari jarang terjadi kecuali jika membunyikan jari dengan kekuatan yang berlebihan dan teknik yang salah sehingga berujung cedera.
Baca Juga: Penuhi Kebutuhan Serat Harian: Ini Dia Cemilan Tinggi Serat yang Baik Untuk Tubuh
Meskipun membunyikan jari tidak berbahaya, suara yang ditimbulkannya bisa mengganggu orang di sekitar.
Jika kesulitan menghentikan kebiasaan ini, cobalah alihkan dengan cara lain seperti bernapas dalam, meditasi, atau olahraga untuk meredakan stres.
Selain itu, bisa menyibukkan tangan dengan stress ball atau hand gripper.
Yang terpenting, latih kesadaran setiap kali ingin membunyikan jari dan kenali alasan di balik kebiasaan tersebut. (nai)
Editor : Aditya Novrian