Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Mandi di Malam Hari Ternyata Tidak Bikin Rematik

Aditya Novrian • Rabu, 16 April 2025 | 20:15 WIB
Ilustrasi orang mandi malam. (Freepik)
Ilustrasi orang mandi malam. (Freepik)

BATU - Anggapan bahwa mandi malam bisa menyebabkan rematik telah lama beredar di masyarakat. 

Banyak yang percaya bahwa kebiasaan mandi setelah matahari terbenam dapat memicu nyeri sendi atau bahkan rematik. 

Namun, benarkah demikian?

Faktanya, rematik atau rheumatoid arthritis adalah penyakit autoimun, bukan penyakit yang disebabkan oleh suhu air atau waktu mandi. 

Baca Juga: 3 Cara Diet Artis Indonesia yang Bisa Ditiru

Rematik terjadi akibat sistem imun tubuh yang menyerang jaringan sendi.

Penyebabnya bersifat kompleks, termasuk faktor genetik dan lingkungan.

Lalu, mengapa sebagian orang merasa nyeri sendi atau tubuh pegal setelah mandi malam?

Hal ini umumnya disebabkan oleh suhu air yang terlalu dingin, terutama jika tubuh dalam kondisi lelah. 

Baca Juga: Menjaga Daya Tahan Tubuh dan Pencernaan Berikut Manfaat Buah Belimbing Bagi Kesehatan

Air dingin bisa memicu otot menegang, sehingga menimbulkan sensasi tidak nyaman. 

Namun, ini bukan rematik, melainkan reaksi tubuh terhadap suhu.

Untuk menghindari rasa tidak nyaman, disarankan untuk mandi menggunakan air hangat.

Terutama pada malam hari. 

Selain lebih nyaman, mandi air hangat juga dapat membantu merilekskan otot dan meningkatkan kualitas tidur.

Jadi, mandi malam tidak menyebabkan rematik. 

Selama tubuh dalam kondisi sehat dan suhu air disesuaikan, mandi malam tetap aman dilakukan. (rsy)

Editor : Aditya Novrian
#mandi malam #mitos #rematik