Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Waspadai Sejak Dini, 5 Masalah Kesehatan yang Paling Sering Dialami Perempuan

A. Nugroho • Kamis, 10 April 2025 | 01:00 WIB

(Freepik)
(Freepik)


MALANG - Perempuan memiliki risiko kesehatan yang berbeda dibandingkan laki-laki karena pengaruh hormon, genetika, serta peran biologis dan sosial yang mereka jalani.

Beberapa penyakit bahkan lebih sering menyerang perempuan dan bisa berdampak serius jika tidak ditangani sejak dini.

Berikut lima masalah kesehatan yang kerap terjadi pada perempuan:

1. Osteoporosis 
Osteoporosis melemahkan tulang dan meningkatkan risiko patah, terutama pada wanita pasca menopause.

Faktor risiko termasuk obat tertentu, menopause dini, BMI rendah, pengobatan kanker, dan genetik.

Risiko dapat dikurangi dengan olahraga teratur, konsumsi kalsium cukup, serta menghindari rokok dan alkohol.

2. Kanker Payudara 
Kanker payudara adalah salah satu penyakit paling umum yang menyerang wanita dan menjadi penyebab utama kematian global.

Mengutip dari laman hello sehat, terdapat 1.670.000 kasus di dunia, sebagian besar terjadi di negara berkembang. Kanker ini bermula di saluran susu dan menyebar cepat.

Gejala awal yang perlu diwaspadai adalah munculnya benjolan di payudara.

3. Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS) 
Sindrom ovarium polikistik (PCOS) merupakan gangguan hormonal yang dapat menyebabkan terbentuknya kista di ovarium.

Kondisi ini lebih umum terjadi pada wanita yang mengalami obesitas dan meningkatkan risiko terkena diabetes.

Gejala PCOS menurut laman Hello sehat meliputi infertilitas, nyeri panggul, pertumbuhan rambut berlebih di beberapa bagian tubuh seperti wajah dan dada, rambut rontok atau menipis, jerawat, kulit berminyak atau berketombe, serta munculnya bercak gelap pada kulit.

4. Kanker Serviks
Kanker serviks adalah penyakit pada organ reproduksi wanita akibat pertumbuhan sel abnormal.

Termasuk dalam 10 besar penyakit yang sering dialami wanita, kanker ini bisa berakibat fatal.

Gejalanya bervariasi, seperti pendarahan di luar menstruasi, nyeri saat berhubungan intim, dan rasa sakit ketika buang air kecil.

5. Depresi
Depresi lebih sering dialami wanita dibandingkan pria, dengan sekitar 12 juta kasus per tahun, dua kali lipat dari pria.

Faktor hormonal, seperti setelah melahirkan atau saat menopause, turut berperan memicu stres yang bisa berkembang menjadi depresi.

Namun, memiliki alasan untuk bangun pagi seperti keluarga, pekerjaan, atau komunitas dapat membantu mengurangi risikonya. (ney)

Editor : A. Nugroho
#Resiko #waspada #penyakit #perempuan