Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Warga Batu Banyak yang Kena Darah Tinggi

Kholid Amrullah • Selasa, 6 Februari 2024 | 16:45 WIB
CEK KESEHATAN: Warga Kota Batu memanfaatkan pengobatan gratis yang diadakan oleh dinas kesehatan di Pasar induk Among Tani, Minggu (4/2) lalu.
CEK KESEHATAN: Warga Kota Batu memanfaatkan pengobatan gratis yang diadakan oleh dinas kesehatan di Pasar induk Among Tani, Minggu (4/2) lalu.

BATU - Hipertensi (darah tinggi) masih menjadi penyakit terbanyak di Kota Batu.

Pada tahun 2023 lebih dari 20 ribu orang baik lansia maupun usia produktif terjangkit penyakit ini.

Bahkan pada pemeriksaan gratis yang lakukan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu dari tanggal 2 hingga 4 Februari, mayoritas masyarakat menderita penyakit darah tinggi.

Kabid Pencegahan, Pengendalian Penyakit dan Penanganan Bencana Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu Susana Indahwati mengatakan, kebanyakan yang memeriksakan diri adalah lansia yang sedang berkunjung ke Pasar Among Tani maupun pedagang.

Kurang lebih ada 300-an orang yang memeriksakan diri selama 3 hari terakhir.

Susan mengatakan, mayoritas dari orang-orang yang memeriksakan diri terkena penyakit hipertensi.

Selain itu, banyak pula yang terkena diabetes.

Dua penyakit tersebut disebabkan oleh pola makan dan pola hidup yang kurang sehat.

Dalam sesi pemeriksaan kesehatan itu, para pengunjung dapat berkonsultasi langsung dengan dokter.

“Di sini kami fokus untuk memberikan pelayanan, konsultasi, dan edukasi gratis kepada masyarakat. Jika animo masyarakat baik, kemungkinan akan dibuat sesi-sesi lain ke depannya,” tuturnya.

Program pemeriksaan kesehatan gratis ini lanjut dia, dilakukan untuk memberikan pelayanan dengan sistem jemput bola.

Pemeriksaan kesehatan yang bertempat di Pasar Induk Among Tani tersebut fokus pada penyakit tidak menular.

“Adapun yang diperiksa adalah hipertensi, diabetes, jantung, kolesterol dan lainnya,” ucap Susan.

Di sisi lain, salah seorang pengunjung Jumariono mengatakan, pemeriksaan kesehatan ini sangat membantunya.

Faktor usia yang sudah tua, membuatnya rutin untuk periksa kesehatan di puskesmas.

Namun agenda tersebut mulai terlupa karena aktivitasnya sebagai penjual makanan di Pasar Induk Among Tani.

“Dengan ini pemeriksaan kesehatan menjadi dekat,” katanya.

Kebetulan tensi warga Dusun Kajang Desa Mojorejo sangat tinggi.

Dari hasil pemeriksaan, ia memperoleh resep yang dapat ditebus di apotek mana pun.

“Baru kali ini tensi saya tinggi. Karena itu saya bersyukur dapat mengetahui lebih awal. Saya berharap lebih banyak kegiatan seperti ini ke depannya,” pungkasnya. (sif/lid)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#warga batu #hipertensi #diabetes