Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Usulkan Rp 285 Miliar untuk Revitalisasi Pasar Tumpang

Ahmad Yani • Senin, 22 Januari 2024 | 19:00 WIB

 

BAKAL DIPERMAK LAGI: Bagian depan Pasar Tumpang yang telah mengantongi sertifikat Standar Nasional Indonesia.
BAKAL DIPERMAK LAGI: Bagian depan Pasar Tumpang yang telah mengantongi sertifikat Standar Nasional Indonesia.

Pakai Skema KPBU, Diproyeksikan Jadi Pasar Wisata

TUMPANG - Sebagai satu-satunya pasar yang telah mengantongi Standar Nasional Indonesia (SNI) di Kabupaten Malang, Pasar Tumpang akan terus dikembangkan. 

Salah satunya melalui revitalisasi yang diusulkan menggunakan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

 Dalam rencana tersebut, revitalisasi Pasar Tumpang membutuhkan anggaran sekitar Rp 285 miliar.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Malang Mahila Surya Dewi mengatakan, nantinya pasar tersebut akan dipromosikan sebagai pasar wisata. 

Dengan begitu, perekonomian masyarakat pun diharapkan semakin meningkat. 

Bangunannya yang terletak di salah satu jalur menuju Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), dianggap sebagai potensi untuk mendatangkan lebih banyak wisatawan. 

“Kami akan berguru ke Pasar Seni Sukawati, Bali,” ujar Mahila.

Sebagai gambaran, Pasar Seni Sukawati memiliki luas sekitar 9.493 meter persegi dan mampu menampung ratusan kios. 

Di pasar tersebut menjual kerajinan dan pernak-pernik khas daerahnya. 

Mahila menjelaskan, nantinya, konsep Pasar Wisata Tumpang tersebut juga akan mempromosikan produk khas Kabupaten Malang, mulai dari souvenir, kuliner, dan sebagainya. 

Pejabat eselon II B Pemkab Malang itu menargetkan, setidaknya pada tahun 2024 ini proses pelaksanaan revitalisasi sudah dilaksanakan. 

“Kami juga akan berkolaborasi dengan beberapa PD (Perangkat Daerah) dalam pelaksanaan proyek ini,” kata dia.

Terpisah, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Malang Tomie Herawanto mengatakan, studi pendahuluan untuk revitalisasi Pasar Tumpang sudah selesai. 

Targetnya, sebelum Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 ini, Surat Perintah Kerja (SPK) sudah diterbitkan. 

Sehingga, proses lelang dapat segera dimulai.

“Selain Pasar Tumpang, Pasar Lawang pun menjadi salah satu pembangunan yang akan dilaksanakan dengan skema KPBU 2024,” kata Tomie. 

Untuk pembangunan ini, pihaknya mengusulkan Rp 122,13 miliar. 

Pembangunan Pasar Lawang tersebut akan menerapkan konsep Bangunan Gedung Hijau (BGH) dan bertingkat. 

Pelaksanaannya meliputi konstruksi pasar di bagian selatan dan utara, jembatan penghubung, bangunan pelengkap, dan sebagainya.

(yun/nay)

 

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Revitalisasi Pasar Tumpang #kpbu