Kecamatan Batu Jadi Wilayah Paling Lambat dalam Sensus Ekonomi 2026, Ini Penyebabnya

Rori Dinanda Bestari • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 15:00 WIB
Sensus Ekonomi Baru Tembus 56,32 Persen (PROKOPIM KOTA BATU)
Sensus Ekonomi Baru Tembus 56,32 Persen (PROKOPIM KOTA BATU)

BATU, RADAR BATU – Kecamatan Batu menjadi wilayah dengan progres pencacahan Sensus Ekonomi 2026 paling rendah di Kota Batu. Hingga pertengahan Juli, realisasi pendataan baru mencapai 52,18 persen.

Angka tersebut berada di bawah Kecamatan Junrejo yang telah mencapai 58,99 persen maupun Kecamatan Bumiaji yang mencatat progres tertinggi sebesar 60,97 persen.

Kepala BPS Kota Batu Herlina Prasetyowati Sambodo mengatakan rendahnya capaian di Kecamatan Batu dipengaruhi karakter wilayah perkotaan yang membuat sebagian pelaku usaha lebih berhati-hati saat diminta memberikan data.

Baca Juga: 50 Warga Kota Batu Antre Sidang Perwalian Terpadu - Radar Batu

"Sebenarnya banyak yang khawatir data usahanya akan digunakan untuk perpajakan, padahal tidak demikian," katanya.

BPS pun melakukan berbagai strategi percepatan, mulai menggandeng ketua RT hingga menyesuaikan waktu kunjungan petugas.

Baca Juga: Face Painting Sedot Animo Anak-Anak di CFD Mbatu Sae Kota Batu - Radar Batu

Sementara di Kecamatan Bumiaji, pendekatan berbeda diterapkan. Karena mayoritas warga bekerja sebagai petani, petugas melakukan pencacahan pada siang hingga malam hari sehingga respons masyarakat lebih baik.

Meski demikian, Herlina optimistis target 60 persen pada akhir Juli dapat tercapai karena petugas masih terus melakukan pendataan dari rumah ke rumah hingga batas akhir 31 Agustus 2026.

Editor : Fajar Andre Setiawan
Sensus Ekonomi 2026 BPS Kota Batu Hoaks Pajak Pendataan Usaha Ekonomi Kota Batu