Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Reseller Anggrek di Kota Batu Raup Rp 10 Juta per Bulan dari Live Streaming

Fajar Andre Setiawan • Kamis, 11 Juni 2026 | 20:05 WIB
LIVE TIKTOK: Gen Z melakukan live streaming untuk menjual anggrek secara online dari aplikasi TikTok.
LIVE TIKTOK: Gen Z melakukan live streaming untuk menjual anggrek secara online dari aplikasi TikTok.

 

JUNREJO - Puluhan remaja Generasi Z (Gen Z) di Desa Dadaprejo, Kecamatan Junrejo sukses meraup pendapatan bersih hingga Rp 10 juta per bulan hanya dengan menjadi reseller anggrek. Aktivitas tersebut dilakukan dengan memanfaatkan fitur live streaming TikTok.

Salah satu reseller asal Desa Dadaprejo, Ghiska Setiorini mengaku pendapatan yang dikantongi rata-rata berkisar antara Rp 3 juta hingga Rp 5 juta per bulan. Namun, bagi yang konsisten membaca algoritma dan tren, omzet bulanan bisa menembus angka dua digit. “Anggrek jenis bulan paling banyak diminati sekitar 75 persen dari total penjualan,” ujarnya.

Baca Juga: Peluang Masuk SMK Negeri di Batu Terbuka Lebar untuk Siswa Luar Kota, Ini Aturannya

Alasannya, visual kelopak yang indah dengan tawaran harga yang jauh lebih ramah kantong. Bagi segmen kolektor, anggrek jenis keriting menjadi buruan utama. Harganya memang cukup fantastis, yakni Rp 250 ribu hingga jutaan rupiah per pot.

Selain mengandalkan siaran digital, para pengusaha muda ini tetap memanfaatkan pameran fisik tahunan. Di antaranya seperti Batu Shining Orchid Week setiap November-Desember. Tujuannya untuk memperkuat jejaring konsumen.

Baca Juga: 34 Warga Kota Batu Jalani Rehabilitasi Narkoba

Maraknya migrasi anak muda ke sektor agroniaga ini mendapat pasokan dan dukungan penuh dari hulu. Dedek Setia Santoso, pemilik kebun DD Anggrek Nursery, merangkul sedikitnya 25 pemuda lokal Kota Batu untuk memodernisasi pola pemasaran daring.

Kehadiran para penyiar muda ini terbukti ampuh membantu petani tradisional keluar dari pola penjualan konvensional yang lambat. Dedek pun menyediakan fasilitas lengkap bagi anak muda yang magang di kebunnya.

Baca Juga: Dana Revitalisasi Apel Kota Batu Masuk Prioritas PAK

Mereka disiapkan tempat tinggal, konsumsi harian, hingga inkubasi bisnis. Menariknya, seluruh keuntungan dari hasil penjualan digital selama masa pelatihan diberikan seutuhnya kepada peserta magang.

Kemitraan modern ini terbukti sukses mendongkrak volume perdagangan hulu hingga hilir, di mana DD Anggrek Nursery kini mampu melepas 15 ribu hingga 20 ribu pot anggrek setiap bulannya,” pungkasnya. (kr2/dre)

Editor : Fajar Andre Setiawan
#genz #reseller #bunga kota batu #anggrek #tanaman hias