Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Jelang Natal dan Tahun Baru, Harga Bunga Potong Naik Dua Kali Lipat

Fajar Andre Setiawan • Senin, 23 Desember 2024 | 18:53 WIB
CANTIK: Salah seorang pengunjung sedang memilih bunga potong di Yulia Florist, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu kemarin (22/12).
CANTIK: Salah seorang pengunjung sedang memilih bunga potong di Yulia Florist, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu kemarin (22/12).

BUMIAJI - Menjelang perayaan momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) permintaan bunga potong meningkat.

Alhasil, harganya pun turut melambung.

Di sejumlah florist harga bunga potong sudah naik dua kali lipat.

Dari harga rata-rata Rp 37,5 ribu menjadi Rp 75 ribu per ikatnya.

Salah seorang karyawan Yulia Florist di Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji Mulyati mengatakan tingginya permintaan bunga potong diikuti dengan keterbatasan stok yang ada.

Itulah yang menyebabkan harganya melonjak dua kali lipat.

Keterbatasan stok bunga potong disebabkan intensitas hujan yang terjadi belakangan ini.

Hal itu berimbas terhadap hasil panen di semua komoditas hasil pertanian.

Itu berlaku untuk semua jenis bunga.

Mulai mawar, krisan, aster, dan lain sebagainya.

Intensitas hujan yang tinggi menghambat pertumbuhan bunga. Membuat bunga tidak mekar dan ukurannya lebih kecil.

Mulyati mengaku kuwalahan menerima pesanan yang terus mengalir.

“Misalnya untuk pesanan Hari Ibu kemarin, banyak permintaan juga,” bebernya.

Bahkan, beberapa pesanan harus dikirim ke luar pulau.

Seperti Bali yang sekaligus menjadi langganan terbesarnya.

“Sehari kami bisa kirim dua sampai tiga koli ke luar pulau,” tambahnya.

Salah seorang petani bunga potong lainnya, Samsul Hadi juga berkata sama.

Dirinya mengaku musim hujan membuat kualitas bunga menurun.

Misalnya, mekarnya tidak sempurna.

Jumlah panennya juga menyusut drastis.

“Estimasi gagal panen sampai 50 persen,” tandasnya. (ori/dre)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#naik #Bunga Potong #harga #dua kali lipat