Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Pemkot Minta Pengusaha Vila Lebih Selektif

Fajar Andre Setiawan • Minggu, 6 Oktober 2024 | 17:05 WIB
MENCURIGAKAN: Salah satu terali ventilasi terdapat pita kuning menyerupai garis polisi di vila Jalan Indragiri, Desa Pesanggrahan.
MENCURIGAKAN: Salah satu terali ventilasi terdapat pita kuning menyerupai garis polisi di vila Jalan Indragiri, Desa Pesanggrahan.

BATU - Pengusaha vila di Kota Batu kini tengah menjadi sorotan.

Itu imbas dari penggerebekan yang dilakukan Polda Jatim terhadap 12 orang yang tengah melakukan pesta seks di sebuah vila di kawasan Pesanggrahan 21-22 September lalu.

Alhasil, pengusaha vila diminta lebih berhati-hati dan selektif dalam menerima tamu.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batu Abdul Rais mengaku peristiwa itu belum pernah terjadi sebelumnya.

Untuk itu, dirinya menganggap hal itu sebagai alarm bahaya.

Peristiwa itu bisa merusak citra Kota Batu sebagai kota wisata yang bersih dan nyaman.

Oleh karena itu, Rais mengajak masyarakat agar turut serta melakukan pengawasan.

Terutama bagi pelaku usaha vila.

Pihaknya meminta agar meningkatkan pengawasan terhadap tamu hotel.

Bahkan, pengusaha vila juga diminta lebih selektif dalam menerima tamu.

“Tentu saja kami juga akan meningkatkan fungsi pengawasan dan juga akan dibantu oleh masyarakat yang proaktif,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Kapolres Batu AKBP Andi Yudha Pranata mengajak semua pengusaha dan pengelola vila di Kota Batu untuk bekerja sama.

Caranya yakni dengan mengoptimalkan layanan Polres Batu secara online.

Sehingga, aktivitas apapun yang mencurigakan bisa segera dilaporkan.

Andi mengatakan pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat harus bersinergi.

Sebab, peristiwa penggerebekan pesta seks di salah satu vila Kota Batu itu bisa menciderai citra pariwisata.

“Kami akan mengintensifkan pengawasan terutama di tempat-tempat yang rawan kriminalitas,” ungkapnya.

Berdasarkan penelusuran wartawan Jawa Pos Radar Batu lokasi pesta seks yang melibatkan 7 pria dan 5 wanita itu dilakukan di Jalan Indragiri, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu, Kota Batu.

Villa itu tampak sepi dan tak ada aktifitas sama sekali.

Tak ada garis polisi yang terpasang di sana.

Namun, ada tali berwarna kuning di atas pintu yang menyerupai garis polisi.

Salah seorang satpam yang enggan disebutkan namanya membenarkan dugaan tersebut.

Ia mengatakan vila yang dindingnya dicat warna abu-abu itu merupakan lokasi penggerebekan pesta seks beberapa waktu lalu.

Mamat (bukan nama sebenarnya) mengaku tak mengetahu pasti apa yang terjadi.

Yang jelas ia baru mengetahui adanya penggerebekan itu antara pukul 01.00-02.00 dini hari.

“Setelah digerebek mereka diangkut menggunakan mobil,” pungkasnya. (iza/dre)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#pengusaha #villa #Batu Jawa timur #selektif #pemkot batu