BATU, RADAR BATU — Kebakaran hutan pinus terjadi di dua wilayah Kota Batu pada Senin (21/9). Dalam sehari, api membakar sekitar 2,4 hektare lahan di Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu, dan Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji. Kebakaran diduga dipicu sisa pembakaran serasah yang ditinggalkan tanpa pengawasan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu Suwoko mengatakan, kebakaran pertama dilaporkan sekitar pukul 10.30 WIB di Petak 228A RPH Oro-Oro Ombo BKPH Pujon, Desa Oro-Oro Ombo. Area hutan produksi pinus yang terdampak diperkirakan mencapai 1 hektare.
Kebakaran Kedua Terjadi di Gunungsari
Sekitar tiga setengah jam kemudian, kebakaran kembali dilaporkan di Petak 10B RPH Punten BKPH Pujon, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji. Lahan hutan pinus yang terbakar di lokasi kedua diperkirakan seluas 1,4 hektare.
Baca Juga: Pembakaran Sisa Ranting dan Bambu Picu Kebakaran Pandanrejo Kota Batu
Dengan tambahan lokasi tersebut, total lahan hutan yang terdampak kebakaran di dua titik mencapai sekitar 2,4 hektare.
Pemadaman Dilakukan secara Manual
Suwoko mengatakan, tim gabungan langsung diterjunkan untuk menangani kedua titik kebakaran. Pemadaman dilakukan secara manual dengan membuat sekat bakar untuk membatasi pergerakan api agar tidak merembet ke area lain.
“Petugas juga melakukan pendinginan serta penyisiran menyeluruh untuk memastikan tidak ada sisa bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan,” jelas Suwoko.
Baca Juga: Update Kebakaran Bromo: Api Sempat Merambat ke Bukit Teletubbies, Ranu Regulo Masih Aman Dikunjungi
BPBD mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah maupun serasah di sekitar kawasan hutan. Aktivitas pembakaran tanpa pengawasan dinilai berisiko membuat api menjalar ke vegetasi di sekitarnya.
“Segera laporkan jika menemukan titik api di wilayah hutan,” pungkasnya.
Editor : Aditya Novrian