Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pembakaran Sisa Ranting dan Bambu Picu Kebakaran Pandanrejo Kota Batu

I
Penulis: Indah Mei Yunita❯
PEMADAMAN: Karhutla di Gunung Butak sudah padam, tetapi masih ada sisa-sisa bara api di batang pohon. (POLRES BATU FOR RADAR BATU)
PEMADAMAN: Karhutla di Gunung Butak sudah padam, tetapi masih ada sisa-sisa bara api di batang pohon. (POLRES BATU FOR RADAR BATU)

Advertisement

BATU, RADAR BATU - Pembakaran sisa ranting dan bambu kering diduga menjadi awal kebakaran lahan di Jalan Raya Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Peristiwa pada 10 Juli 2026 sekitar pukul 14.15 itu menghanguskan lahan sekitar 0,5 hektare.

Hasil asesmen awal Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu menunjukkan, material kering hasil pemotongan bambu dan ranting dibakar. Namun, api kemudian ditinggalkan tanpa pengawasan.

Tiupan angin membuat api cepat membesar. Kobaran merambat ke rumpun bambu di sekitarnya. Petugas BPBD segera melakukan pemadaman sehingga kebakaran tidak meluas.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Batu Doddy Faturrachman mengatakan, kebakaran di Pandanrejo memiliki pola yang sama dengan kejadian di kawasan Payung.

“Di kawasan Payung itu hanya serasah di pinggir jalan, akhirnya merambat ke tebing,” ujarnya.

Advertisement

Di kawasan Payung, api diduga berasal dari aktivitas warga yang membakar sampah di pinggir jalan. Api kemudian merambat ke serasah dan tebing karena material di sekitarnya mudah terbakar.

Kebakaran tersebut hanya berdampak pada sekitar 6 meter persegi serasah. Namun, api belum sempat masuk ke dalam hutan.

Menurut Doddy, kondisi kemarau membuat material seperti ranting, bambu, daun, dan serasah mudah terbakar. Angin juga dapat mempercepat penyebaran api dalam waktu singkat.

Advertisement

Artikel Terkait

Karhutla Kota Batu Dipicu Pembakaran Sembarangan

Karhutla Kota Batu Dipicu Pembakaran Sembarangan

Dua karhutla terjadi di Kota Batu sepanjang 2026. BPBD menduga keduanya dipicu kelalaian saat membakar vegetasi kering.

Karhutla Murni Dipicu Kelalaian Manusia. Dua Kasus Terjadi, Salah Satunya Hanguskan 0,5 Hektare

Karhutla Murni Dipicu Kelalaian Manusia. Dua Kasus Terjadi, Salah Satunya Hanguskan 0,5 Hektare

Tiga karhutla terjadi di Kota Batu sepanjang 2026. Mayoritas diduga dipicu kelalaian manusia saat membakar vegetasi kering.

5.706 Meter Persegi Lahan di Kota Batu Terbakar

5.706 Meter Persegi Lahan di Kota Batu Terbakar

BPBD Kota Batu mencatat 5.706 meter persegi lahan terbakar selama musim kemarau. Mayoritas dipicu pembakaran serasah dan sampah.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer