BATU, RADAR BATU – Lulusan SMA umum menjadi kelompok dengan tingkat pengangguran terbuka (TPT) tertinggi di Kota Batu. Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batu mencatat TPT lulusan SMA umum mencapai 7,26 persen pada Agustus 2025.
Angka tersebut melonjak dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 3,84 persen. Kondisi itu menunjukkan lulusan SMA menghadapi tantangan cukup berat ketika masuk pasar kerja.
Kepala BPS Kota Batu Herlina Prasetyowati Sambodo mengatakan persoalan tersebut berkaitan dengan keterampilan yang dimiliki pencari kerja. Lulusan SMA umum relatif tidak mendapatkan pembekalan vokasional spesifik seperti lulusan SMK.
Baca Juga: Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu, Kota Batu Andalkan Bunga Jadi Magnet Wisata - Radar Batu
“Lulusan SMA umum relatif tidak mendapatkan pembekalan vokasional spesifik seperti lulusan SMK,” ujarnya.
Kondisi itu membuat lulusan SMA harus bersaing dengan pencari kerja lain untuk pekerjaan yang membutuhkan keterampilan teknis. Sebagian juga masih berada dalam masa tunggu setelah menyelesaikan pendidikan.
Mereka dapat menunggu proses rekrutmen, mengikuti sertifikasi kompetensi, atau mempersiapkan diri untuk melanjutkan pendidikan.
Baca Juga: 95 Persen Pasukan Kuning di Kota Batu Kini Berstatus PPPK - Radar Batu
Sementara itu, TPT lulusan diploma mencapai 6,37 persen. Sedangkan lulusan SMK berada di angka 3,68 persen, turun dari 5,53 persen pada Agustus 2024.
Data tersebut menunjukkan persoalan pengangguran tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan lapangan kerja. Kesesuaian antara pendidikan, keterampilan, dan kebutuhan dunia kerja juga menjadi faktor penting.
Di sisi lain, jumlah pengangguran Kota Batu secara keseluruhan mencapai 5.024 orang pada Agustus 2025. Angkanya naik 357 orang dibandingkan tahun sebelumnya.
Baca Juga: Penertiban PKL Alun-Alun Kota Batu Terkendala Personel - Radar Batu
Pertumbuhan angkatan kerja yang cukup tinggi membuat persaingan masuk pasar kerja semakin ketat. Jumlah angkatan kerja Kota Batu naik dari 128.470 orang menjadi 142.486 orang.
Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi pemerintah daerah. Program peningkatan keterampilan perlu disesuaikan dengan kebutuhan sektor yang berkembang di Kota Batu.
Terutama sektor pariwisata, jasa, perdagangan, dan ekonomi kreatif yang menjadi bagian penting struktur ekonomi daerah.
Editor : Fajar Andre Setiawan