BATU – Pemerintah mulai memastikan kesiapan destinasi wisata menjelang libur panjang Lebaran dan Nyepi 2026. Wakil Menteri Pariwisata RI Ni Luh Puspa melakukan kunjungan kerja ke Kota Batu, Rabu (11/3).
Salah satu lokasi yang ditinjau adalah Jawa Timur Park 3. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan destinasi wisata menghadapi potensi lonjakan wisatawan selama masa libur panjang.
Dalam peninjauan itu, Ni Luh menegaskan bahwa aspek keamanan, kenyamanan, dan keselamatan wisatawan harus menjadi prioritas utama pengelola destinasi. Terutama pada wahana permainan yang memiliki risiko tinggi.
“Kami sudah mengeluarkan surat edaran kepada pemerintah daerah dan pengelola destinasi wisata. Intinya memastikan seluruh standar prosedur keselamatan benar-benar diterapkan,” ujarnya.
Menurutnya, pengelola wisata wajib melakukan pengecekan berkala terhadap alat mekanik wahana permainan. Langkah tersebut penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan saat jumlah pengunjung meningkat drastis.
Selain itu, koordinasi lintas sektor juga menjadi perhatian. Terutama antara pengelola destinasi dengan aparat kepolisian dalam mengantisipasi kepadatan lalu lintas menuju kawasan wisata.
Ni Luh menilai rekayasa lalu lintas akan menjadi faktor penting agar kemacetan di jalur utama menuju Kota Batu dapat dikendalikan. Dia juga meminta sinergi antarwilayah di kawasan Malang Raya diperkuat.
“Koordinasi antarinstansi harus maksimal agar wisatawan merasa aman dan nyaman saat berkunjung,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Ni Luh juga menerima paparan dari manajemen JTP Group terkait persiapan menyambut momen libur Lebaran. Sejumlah program dan wahana tematik disiapkan untuk menarik kunjungan wisatawan.
Beberapa di antaranya adalah Pesona Idul Fitri dan Coaster Idul Fitri yang akan menjadi bagian dari atraksi selama masa libur Lebaran.
Ia pun mengingatkan agar setiap pembangunan atau pengembangan proyek wisata tetap memperhatikan aspek lingkungan serta keselamatan pengunjung.
Penulis: Rori Dinanda Bestari
Editor : Aditya Novrian