Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Polda Metro Jaya Tangkap Pelaku Perampokan dan Pembunuhan Ermanto Usman

Fajar Andre Setiawan • Selasa, 10 Maret 2026 | 20:24 WIB

 

Ilustrasi Borgol. (Dok JawaPos.com)
Ilustrasi Borgol. (Dok JawaPos.com)

Radar Batu - Kasus perampokan yang menewaskan pensiunan pegawai Jakarta International Container Terminal (JICT), Ermanto Usman, mulai menunjukkan perkembangan. Polda Metro Jaya dilaporkan telah menangkap pelaku yang diduga terlibat dalam aksi perampokan disertai pembunuhan tersebut. Penangkapan dilakukan oleh Tim Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya di wilayah Jakarta Utara.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim, membenarkan adanya penangkapan tersebut. Namun, ia belum membeberkan identitas pelaku karena proses penyidikan masih terus berjalan. Menurutnya, penyidik saat ini masih mendalami berbagai aspek dari kasus yang menjadi perhatian publik tersebut.

“Benar, pelaku sudah ditangkap. Informasi lengkapnya nanti akan kami sampaikan,” ujar Abdul Rahim pada Selasa (10/3).

Hal serupa juga disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto. Ia mengatakan bahwa penyidik masih melakukan pendalaman untuk mengungkap berbagai kemungkinan dalam kasus tersebut, termasuk terkait informasi yang beredar mengenai latar belakang pembunuhan terhadap korban.

“Masih didalami oleh penyidik,” kata Budi singkat.

Diketahui, Ermanto Usman ditemukan tewas di rumahnya di kawasan Jatibening, Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat. Peristiwa perampokan yang berujung pada kematian korban tersebut sempat menyita perhatian publik.

Belakangan diketahui bahwa Ermanto merupakan seorang aktivis buruh yang pernah tergabung dalam Serikat Pekerja JICT. Ia juga beberapa kali menjadi narasumber dalam podcast Madilog yang membahas berbagai isu ketenagakerjaan, termasuk dugaan praktik korupsi di lingkungan JICT.

Latar belakang tersebut memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat. Sejumlah pihak menduga bahwa korban menjadi sasaran karena sikapnya yang vokal menyuarakan isu perburuhan. Menanggapi hal tersebut, Polda Metro Jaya menyatakan masih terus melakukan pendalaman untuk memastikan fakta sebenarnya.

Selain itu, kepolisian juga berupaya mengungkap motif di balik aksi kejahatan tersebut. Budi menegaskan bahwa aparat kepolisian terus bekerja sejak korban ditemukan meninggal dunia, terlebih setelah keluarga korban mengajukan permohonan perlindungan kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Ketua LPSK Brigjen Pol (Purn) Achmadi menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima permohonan dari keluarga korban. LPSK juga telah melakukan langkah awal dengan berkoordinasi bersama aparat penegak hukum yang menangani perkara tersebut.

“Pada prinsipnya LPSK telah melakukan langkah-langkah awal, termasuk koordinasi dengan satuan dan pimpinan yang menangani kasus ini,” ujarnya.

Penulis: Qonita Naila Syahida

Sumber: https://jawapos.com/kasuistika/2603100206/polda-metro-jaya-tangkap-pelaku-perampokan-dan-pembunuhan-ermanto-usman

Editor : Fajar Andre Setiawan
#pembunuhan #kasus perampokan #jict #polda metro jaya