BATU - Lonjakan kendaraan saat libur Lebaran diprediksi kembali memicu kemacetan di sejumlah simpul lalu lintas Kota Batu. Untuk mengantisipasi kondisi itu, kepolisian memetakan lima titik rawan macet yang diperkirakan menjadi pusat kepadatan selama arus mudik dan masa liburan mendatang.
Lima titik tersebut berada di jalur utama menuju kawasan wisata. Masing-masing di perempatan Arhanud Desa Pendem, pertigaan Karangploso, perempatan Desa Pesanggrahan, pertigaan Taman Makam Pahlawan (TMP) Suropati, serta jalur Payung menuju Kecamatan Pujon.
Kepala Satlantas Polres Batu AKP Kevin Ibrahim mengatakan, titik-titik itu selalu mengalami lonjakan kendaraan saat musim libur panjang. Sejumlah skema rekayasa lalu lintas telah disiapkan. Salah satunya penerapan sistem satu arah atau one way secara situasional. Skema tersebut akan diberlakukan jika terjadi penumpukan kendaraan di jalur protokol.
Petugas di lapangan diberi kewenangan melakukan diskresi guna memperlancar arus lalu lintas. Selain itu, pengalihan arus juga disiapkan untuk memecah kepadatan kendaraan. Misalnya, kendaraan dari pusat Kota Batu yang menuju Jalan Ir Soekarno dapat dialihkan melalui jalur alternatif yang tersedia.
Pengendara yang hendak menuju Kota Malang juga bisa diarahkan melewati jalur Oro-Oro Ombo. Langkah ini diharapkan mampu mengurangi beban kendaraan di simpul utama. Penempatan personel di titik strategis juga akan diperkuat. Petugas tidak hanya mengatur arus kendaraan, tetapi juga mengawasi parkir liar serta aktivitas angkutan umum.
“Pos pengamanan dan pos pemantauan arus mudik juga sudah disiapkan,” kata Kevin. Pemantauan volume kendaraan akan dilakukan secara real time. Terutama kendaraan yang keluar dari exit Tol Singosari, yang menjadi pintu masuk utama menuju kawasan wisata Batu.
“Kami memastikan arus mudik dan kunjungan wisata tetap lancar dan aman,” pungkasnya. (ori/dre)
Disunting kembali oleh Afida Rahma Tsabita
Editor : Aditya Novrian