Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Di Tengah Konflik AS-Israel dan Iran, Menhub Jamin Perjalanan Ke Tanah Suci Tidak Terganggu

Fajar Andre Setiawan • Rabu, 4 Maret 2026 | 08:38 WIB

 

Menhub Dudy Purwagandi. (Nurul Fitriana/JawaPos.com)
Menhub Dudy Purwagandi. (Nurul Fitriana/JawaPos.com)

 

Radar Batu – Menanggapi konflik AS-Israel dan Iran, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menjamin penerbangan dari Indonesia ke Arab Saudi tetap dibuka dan masih berjalan normal. 

Hal ini disampaikan oleh Menhub karena maraknya pembatalan sejumlah maskapai dnegan tujuan wilayah Timur Tengah. 

"Sejauh ini seperti yang di Saudi itu masih dibuka. Jadi penerbangan masih berjalan," kata Menhub kepada awak media di Kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa (3/3).

Ia juga menginformasikan bahwa penerbangan dengan lokasi ke Jeddah dan Madinah tidak ditutup.

"Untuk yang ke Saudi khususnya Jeddah dan Madinah kan belum ada penutupan. Jadi belum ada dampak, sehingga dari pemerintah Saudi tidak melakukan penutupan bandara. Jadi penerbangan dari Saudi menuju Indonesia masih berjalan seperti biasa," imbuhnya.

Selain itu, Menhub juga memastikan bahwa seluruh masyarakat yang terdampak pembatalan harus tetap mendapatkan fasilitas yang seharusnya. 

Ia menyebut akan melakukan koordinasi langsung dengan airlines untuk memberikan alternatif kepada masyarakat yang terdampak. Mulai dari penginapan hingga fasilitas penerbangan yang lain. 

"Kami berkoordinasi dengan airlines. misalnya mereka masih di sana disediakan penginapan. Kedua, alternatif untuk mereka terbang kembali ke Indonesia bisa diganti. Biasanya airlines akan mengarahkan untuk mengganti airlines yang lain," tukasnya.

Di tengah dinamika penerbangan internasional akibat situasi Timur Tengah, ribuan jamaah umrah berhasil kembali ke tanah air. Kemenhaj memastikan perhatian utama tetap pada keselamatan, keamanan, dan pelindungan jamaah.

 

 

 

 

 

Juru bicara Kemenhaj Ichsan Marsha menyampaikan bahwa proses kepulangan jamaah dilakukan secara bertahap. Saat ini, sudah sebanyak 6.047 jamaah telah dipulangkan ke Indonesia. 

“Sejak 28 Februari hingga 1 Maret 2026, sebanyak 6.047 jamaah telah kembali ke Tanah Air dengan aman. Pemerintah terus mengawal proses ini agar seluruh jamaah dapat pulang secara bertahap dan tertib,” kata Ichsan kepada wartawan, Senin (2/3).

 

Author: Salma Ayu Aisyah

Editor : Fajar Andre Setiawan
#Konflik AS Israel vs Iran #penerbangan