Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Udara Malang Terasa Lebih Dingin dari Biasanya, Ternyata Ini Penyebabnya

F
Penulis: Fasya Mumtahanah❯
ILUSTRASI BEDIDING: Cuaca Dingin yang Selimuti Malang Raya di Musim Kemarau (Sumber: Istimewa).
ILUSTRASI BEDIDING: Cuaca Dingin yang Selimuti Malang Raya di Musim Kemarau (Sumber: Istimewa).

Advertisement

MALANG, RADAR BATU – Dalam beberapa hari terakhir, warga Malang Raya mulai merasakan udara yang jauh lebih dingin dari biasanya. Fenomena turunnya suhu tersebut dikenal sebagai bediding dan merupakan hal yang wajar terjadi ketika musim kemarau.

Forecaster on Duty atau prakirawan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Karangploso, Retno Wulandari menjelaskan dua penyebab utama fenomena bediding di Malang Raya.

Faktor pertama menurut Retno adalah sedikitnya jumlah awan yang menutupi langit. Hilangnya awan di musim kemarau menyebabkan panas cepat keluar ke angkasa.

"Ketika sedang musim kemarau, tutupan awan berkurang. Permukaan bumi akan menyerap panas matahari pada siang hari, tetapi pada malam hari panas tersebut dipantulkan kembali ke lapisan atmosfer. Karena tidak ada awan, maka panas tersebut lebih cepat dilepaskan," jelas Retno pada Minggu (31/5).

Reno juga menjelaskan faktor kedua yang menyebabkan fenomena bediding. Ia menjelaskan bahwa saat ini wilayah Indonesia sedang dipengaruhi Monsun Australia yang membawa angin dari belahan bumi selatan yang kering ke arah utara.

"Wilayah Indonesia sedang dilalui angin timur atau Monsun Australia yang membawa massa udara relatif kering dan lebih dingin dari Benua Australia di selatan menuju Indonesia," jelasnya.

Suhu dingin ekstrem yang melanda sebagian banyak wilayah di Indonesia itu disebut Retno baru saja dimulai. Ia memperkirakan bediding di Malang Raya akan terjadi hingga bulan Juli–Agustus 2026 mendatang dengan puncak terdingin pada bulan Juli.

"Di wilayah Malang Raya, bediding diprakirakan terjadi hingga bulan Juli-Agustus mendatang dan berangsur suhu minimum akan meningkat pada bulan selanjutnya. Untuk puncak bediding umumnya terjadi di bulan Juli," katanya.

BMKG mengimbau agar masyarakat mengenakan pakaian hangat dan menjaga kondisi tubuh agar tidak terkena penyakit seperti flu dan batuk.

Advertisement
Editor : Aditya Novrian
Sumber : Diolah dari berbagai sumber

Artikel Terkait

Puncak Bediding di Kota Batu Diprediksi Terjadi Bulan Ini

Puncak Bediding di Kota Batu Diprediksi Terjadi Bulan Ini

Suhu di Kota Batu mencapai 14,2 derajat Celcius saat puncak bediding Agustus. BMKG mengimbau warga waspada udara dingin.

Fenomena Bediding Kembali Terjadi di Malang Raya, Suhu Bisa Turun hingga 17 Derajat

Fenomena Bediding Kembali Terjadi di Malang Raya, Suhu Bisa Turun hingga 17 Derajat

Memasuki musim kemarau, wilayah Malang Raya mulai merasakan kehadiran fenomena bediding. Dalam beberapa waktu terakhir, suhu udara terasa

Malang Raya Masuk Musim Bediding, Begini Dampaknya bagi Kesehatan

Malang Raya Masuk Musim Bediding, Begini Dampaknya bagi Kesehatan

Warga Malang Raya merasakan perubahan suhu udara yang signifikan sejak akhir bulan Mei lalu. Udara jauh lebih dingin dibanding biasanya

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer