Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Rini Yayuk Priyati Nakhodai UT Malang, Penguatan Layanan Daring Jadi Agenda Awal

Fajar Andre Setiawan • Minggu, 22 Februari 2026 | 14:43 WIB

GANTI PEMIMPIN: Rini Yayuk Priyati melakukan serah terima jabatan di kampus UT Malang pada 4 Februari lalu. M NOAF AFGANI/RADAR MALANG
GANTI PEMIMPIN: Rini Yayuk Priyati melakukan serah terima jabatan di kampus UT Malang pada 4 Februari lalu. M NOAF AFGANI/RADAR MALANG

 

MALANG KOTA - Rini Yayuk Priyati resmi dilantik sebagai Direktur Universitas Terbuka (UT) Malang menggantikan Lilik Sulistiyowati dalam serah terima jabatan yang digelar di kampus UT Malang pada 4 Februari lalu. Pada awal masa kepemimpinannya, penguatan platform digital dan peningkatan kualitas tutorial menjadi pekerjaan rumah utama.

Pergantian pucuk pimpinan ini menandai fase baru bagi UT Malang sebagai perguruan tinggi berbasis pembelajaran jarak jauh. Rini menegaskan, optimalisasi teknologi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak untuk memastikan mahasiswa mendapatkan layanan akademik yang efektif dan adaptif.

“Optimalisasi pemanfaatan platform digital menjadi kunci keberhasilan studi mahasiswa, terutama dalam sistem pembelajaran jarak jauh,” ujarnya. Menurut dia, kualitas tutorial harus diperkuat seiring perkembangan teknologi. Inovasi layanan akademik, mulai dari sistem pendampingan mahasiswa hingga akses materi pembelajaran, akan menjadi fokus pembenahan dalam lima tahun ke depan.

Rini juga berkomitmen melanjutkan capaian yang telah dirintis kepemimpinan sebelumnya, sembari melakukan penyempurnaan manajerial agar tata kelola institusi lebih responsif terhadap kebutuhan mahasiswa. “Kami ingin memastikan lulusan UT Malang memiliki daya saing di pasar kerja, termasuk di tingkat global,” katanya.

Sementara itu, Lilik Sulistiyowati yang memasuki masa purnatugas menekankan pentingnya adaptasi berkelanjutan terhadap perkembangan teknologi. Selama masa kepemimpinannya, UT Malang memperkuat sistem pembelajaran jarak jauh agar tetap berjalan optimal di tengah dinamika pendidikan tinggi.

“Kolaborasi seluruh sivitas akademika menjadi fondasi utama dalam menjaga kualitas layanan pendidikan berbasis daring,” ujarnya. Transisi kepemimpinan ini menjadi momentum konsolidasi bagi UT Malang untuk mempercepat transformasi digital. Di tengah kompetisi pendidikan tinggi yang semakin ketat, penguatan infrastruktur dan layanan digital dinilai krusial untuk menjaga kepercayaan ribuan mahasiswa yang mengandalkan sistem pembelajaran jarak jauh. (M Noaf Afgani/ori/dre)

Editor : Fajar Andre Setiawan
#universitas terbuka malang