PUJON - Pencarian remaja yang hanyut di Sungai Konto setelah kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Abdul Manan Wihaya, Desa Sukomulyo (KM 13–14 jalur Batu–Pare) pada 4 Desember sekitar pukul 16.45 akhirnya membuahkan hasil.
Korban bernama Razza Zarror Aryadita, 17, ditemukan meninggal dunia pada Jumat pagi (5/12) sekitar pukul 07.40 di aliran sungai belakang Taman Kemesraan, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang.
Razza ditemukan dalam posisi tertelungkup sekitar tiga kilometer dari titik kecelakaan. Pencarian pada hari kecelakaan sebelumnya sempat dihentikan karena arus sungai yang deras, gelap, dan kondisi cuaca tidak memungkinkan. Operasi pencarian baru dilanjutkan pada pukul 06.30 kemarin.
“Kami temukan korban sekitar pukul 07.40. Jarak antara titik kecelakaan dan lokasi penemuan sekitar tiga kilometer,” kata Ipda Agus Atang Wibowo, Kanit Gakkum Satlantas Polres Batu.
Operasi pencarian melibatkan puluhan personel gabungan mulai dari SAR, tim rafting Pujon dan Batu, SAR MTA, relawan setempat, BPBD Kabupaten Malang, PMI, BPBD Kota Batu, serta perangkat Desa Sukomulyo.
Tim menyusuri bantaran sungai dengan perahu dan melakukan pencarian visual sepanjang aliran. Kecelakaan melibatkan mobil Daihatsu AE 1097 CQ yang dikemudikan Sudarmadi, 63, dan sepeda motor Honda CBR N 5138 LW yang dikendarai Razza, siswa SMK PGRI 3.
Dari hasil olah TKP, polisi menduga kecelakaan dipicu kelalaian pengemudi mobil yang berupaya mendahului truk dari sisi kanan sehingga melewati marka jalan.
Pada saat bersamaan, motor korban melaju dari arah berlawanan dengan kecepatan cukup tinggi sehingga terjadi benturan. Razza terpental ke kiri jalan dan jatuh ke aliran Sungai Konto. Arus deras kemudian menyeretnya jauh dari lokasi kecelakaan. Kedua kendaraan dilaporkan mengalami kerusakan ringan. erugian material diperkirakan sekitar Rp3 juta.
Petugas telah memeriksa saksi dan mengamankan kendaraan. Jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara TK.III Hasta Brata Batu untuk Visum et Repertum. Atang mengimbau pengendara untuk selalu berhati-hati, terutama pada jalur menurun, tikungan yang menutup pandangan, dan area dengan marka jalan rawan. (dia/dre)
Editor : A. Nugroho