RADAR BATU - Kasus COVID-19 kembali mengalami lonjakan di sejumlah negara Asia, terutama Singapura, Hong Kong, dan Bangkok (Thailand).
Peningkatan kasus ini terjadi sejak April 2025 dan terus berlanjut hingga Mei 2025, di tengah tingginya mobilitas masyarakat untuk berbagai agenda internasional, termasuk konser artis dunia Lady Gaga di Singapura pada 18 Mei 2025.
Di Singapura, jumlah kasus dalam sepekan (27 April hingga 3 Mei 2025) tercatat mencapai 14.200 kasus, meningkat dari pekan sebelumnya yang sebanyak 11.000 kasus.
Baca Juga: Waspada Bahaya Kamar Lembab! Simak Cara Efektif Mengatasinya agar Rumah Tetap Sehat dan Nyaman
Lonjakan ini terjadi dua tahun setelah Singapura mencabut seluruh pembatasan pandemi dan mulai memperlakukan COVID-19 sebagai penyakit endemi.
Kementerian Kesehatan Singapura memperkirakan peningkatan kasus terjadi akibat menurunnya imunitas kelompok, terutama karena cakupan vaksinasi yang tidak lagi optimal terhadap varian terbaru25.
Sementara itu, di Thailand, kasus COVID-19 pada pekan lalu mencapai 33.030 kasus, dengan 6.000 kasus di antaranya terjadi di Bangkok.
Baca Juga: 470 Pemilik Vila di Kota Batu Tuntut Tiga Hal setelah Jadi WP
Angka ini melonjak lebih dari dua kali lipat dibandingkan pekan sebelumnya, dengan sebagian besar infeksi terjadi pada kelompok usia 30-39 tahun.
Pihak berwenang di Bangkok telah memperkuat pengendalian penyakit, utamanya bagi anak-anak, lansia, dan pasien dengan penyakit kronis2.
Menanggapi situasi ini, Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) mengimbau masyarakat Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan dan menunda perjalanan ke luar negeri jika tidak mendesak atau dalam kondisi kurang sehat.
Meski kondisi di Indonesia masih dinyatakan aman, Kemenkes tetap memperkuat surveilans dan pemantauan di pintu masuk negara melalui sistem SatuSehat Health Pass (SSHP)167.
Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes RI, Aji Muhawarman, menegaskan bahwa pemerintah belum memberlakukan pengetatan akses keluar-masuk negara.
Masyarakat diharapkan tetap mematuhi protokol kesehatan, menggunakan masker saat batuk atau pilek, mencuci tangan, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala infeksi saluran napas.
Baca Juga: Plengsengan Teknis di Tulungrejo Kota Batu Ambrol
Vaksinasi booster juga tetap direkomendasikan, khususnya bagi kelompok rentan678.
Varian yang bersirkulasi di Singapura saat ini merupakan turunan dari JN.1, yang tidak menyebabkan peningkatan keparahan kasus, namun tetap perlu diwaspadai akibat menurunnya kekebalan populasi137.(NR)