Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

PKL CFD Mbatu Sae Bakal Kantongi Kartu Anggota

Fajar Andre Setiawan • Senin, 5 Mei 2025 | 17:20 WIB

PENDATAAN: Salah seorang petugas CFD Mbatu Sae sedang mendata salah satu lapak milik pedagang kemarin pagi (4/5).
PENDATAAN: Salah seorang petugas CFD Mbatu Sae sedang mendata salah satu lapak milik pedagang kemarin pagi (4/5).

BATU - Seluruh Pedagang Kaki Lima (PKL) Car Free Day (CFD) Mbatu Sae bakal memiliki kartu keanggotan resmi yang diterbitkan Pemerintah Kota (Pemkot) Batu.

Tujuannya untuk mencegah masuknya pedagang liar. Selain itu, kartu keanggotaan juga digunakan untuk melihat keaktifan pedagang dan mengevaluasinya.

Koordinator PKL CFD Mbatu Sae Rudi Syafi’i mengatakan keaktifan dan ketertiban PKL menjadi sorotan beberapa waktu terakhir ini.

Hal itu dinilai merugikan baik semua pihak. Mulai dari pemerintah, calon PKL lain yang belum mendapat kesempatan berjualan, dan masyarakat khususnya pengunjung CFD. Padahal pemerintah sudah memberikan kesempatan berdasarkan prioritas.

Baca Juga: Ada 20 PKL Baru di Car Free Day Mbatu Sae Kota Batu

Sehingga, sayang jika itu tidak dimanfaatkan sebaik mungkin oleh pedagang. Sedangkan, saat ini masih banyak calon PKL baru yang mengantre untuk diterima.

“Masyarakat datang ke CFD juga tentu ekspektasinya ramai dan kegiatan jual-beli akan bergeliat di sana,” ujarnya.

Selain itu, kartu keanggotaan juga akan digunakan memastikan lokasi lapak PKL sudah sesuai dengan arahan petugas.

Sebab, ada beberapa PKL yang menempati lokasi yang tak sesuai pembagian. Alasannya, ingin mencari titik yang dekat dan potensial diserbu pengunjung.

Baca Juga: Kunjungan Wisata Meningkat, Omzet PKL Alun-Alun Kota Batu Turun

“Padahal nomor lokasi tenda juga sudah ada,” ungkapnya.

Kepala Seksi Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumperindag) Kota Batu Andry Yunanto mengatakan PKL yang tidak aktif perlu ditertibkan. Salah satunya dengan melakukan presensi kehadiran setiap minggunya.

Untuk itu, perlu diberlakukan kartu keanggotaan. Apabila ada PKL yang absen lebih dari lima kali tanpa alasan, otomatis akan diganti oleh pedagang yang baru. Dia menyebut sejauh ini jumlah PKL resmi yang tercatat Diskumperindag sebanyak 220 orang.

“Masih banyak permohonan yang belum kami setujui. Kami akan utamakan yang serius berjualan,” pungkasnya. (adv/ori/dre)

Editor : Aditya Novrian
#kaki #lima #pkl #anggota #kartu #kota batu #Kantongi #pedagang #cfd