Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Tiga Kampus Akomodasi Program Seribu Sarjana yang Diusung Pemkot Batu

Fajar Andre Setiawan • Jumat, 2 Mei 2025 | 19:20 WIB
SINERGI: Universitas Brawijaya (UB) resmi kerja sama dengan Pemkot Batu untuk mengakomodasi program seribu sarjana. (SATRIA CAHYONO/RADAR BATU)
SINERGI: Universitas Brawijaya (UB) resmi kerja sama dengan Pemkot Batu untuk mengakomodasi program seribu sarjana. (SATRIA CAHYONO/RADAR BATU)

BATU - Tiga kampus resmi mengakomodasi program seribu sarjana yang diinisiasi Pemerintah Kota (Pemkot) Batu.

Yakni Universitas Islam Malang (Unisma), Universitas Brawijaya (UB), dan Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang.

Sementara ini, tiga kampus itulah yang resmi akan menampung lulusan SMA/SMK/MA dari Kota Batu untuk kuliah dengan beasiswa dari program tersebut.

Wali Kota Batu Nurochman mengaku sedang menjajaki kerja sama dengan banyak kampus.

“Kebetulan yang sudah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) baru tiga kampus itu,” ujarnya.

Saat ini ada kerja sama dengan empat kampus lain yang masih dalam proses penjajakan.

Yakni dengan Universitas Gajayana, Universitas Terbuka (UT), Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), dan Universitas Negeri Malang (UM).

Nurochman menyebut progres keempatnya cukup bagus.

Menurutnya sambutan semua pimpinan perguruan tinggi tersebut sangat baik.

Tentu itu menambah optimisme untuk merealisasikan janji politiknya semasa kampanye dulu secepat mungkin.

“Kami ingin bekerja sama sebanyak-banyaknya dengan kampus,” tegasnya.

Kendati begitu, pemilihan kampus tak serta merta dilakukan tanpa proses survei.

Cak Nur, sapaan akrab Nurochman mengaku kampus yang digandeng merupakan hasil survei terhadap minat perguruan tinggi lulusan SMA/SMK/MA Kota Batu.

“Kami sudah kumpulkan data itu sebelumnya,” tambah Cak Nur.

Dia menyampaikan lulusan SMA/ SMK/MA yang merupakan warga asli Kota Batu akan mendapat beasiswa untuk pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Lulusan yang disasar tidak hanya yang berasal dari keluarga prasejahtera dan berprestasi.

Namun, lulusan yang memiliki minat melanjutkan di jurusan-jurusan tertentu sesuai dengan kebutuhan SDM Kota Batu di masa depan.

Misalnya, jurusan pariwisata dan pertanian.

Tentu mereka akan memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan beasiswa tersebut.

“Kami juga akan bagi kategori lainnya seperti untuk hafidz Alquran dan disabilitas,” ungkapnya.

Selain itu, juga ada alokasi kuota khusus yang akan diberikan kepada guru honorer dan perangkat desa. (ori/dre)

Editor : A. Nugroho
#program seribu sarjana #gratis ukt #pendidikan #pemkot batu