Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemdes Diminta Adaptif Hadapi Perombakan Dana Desa

R
Pemdes Diminta Adaptif Hadapi Perombakan Dana Desa. RORI DINANDA BESTARI/RADAR BATU
Pemdes Diminta Adaptif Hadapi Perombakan Dana Desa. RORI DINANDA BESTARI/RADAR BATU

Advertisement

 

BATU, RADAR BATU - Perubahan besar alokasi Dana Desa (DD) melalui Peraturan Menteri Keuangan Nomor 7 Tahun 2026 memaksa pemerintah desa di Kota Batu beradaptasi. Porsi 58,03 persen anggaran yang diarahkan untuk pengembangan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) membuat program mendesak lainnya berisiko terabaikan.

Advertisement

Regulasi yang ditetapkan pada 12 Februari itu mengubah struktur belanja desa secara signifikan. Namun, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu menyatakan dukungan terhadap kebijakan pemerintah pusat. Wali Kota Batu Nurochman menilai ada penyederhanaan birokrasi penyaluran dana dalam kebijakan tersebut.

“Perubahan ini harus disikapi dengan baik dan adaptif,” ujarnya. Ia menegaskan pemerintah desa kini menghadapi tantangan baru dalam mengelola anggaran. Porsi besar untuk KDMP menuntut perencanaan yang lebih cermat.

Advertisement

“Jangan hanya fokus menyerap anggaran, tetapi harus tepat sasaran dan sesuai kebutuhan warga,” tegasnya. Menurut dia, alokasi untuk koperasi tidak boleh mengorbankan program prioritas lain di desa. Karena itu, pemetaan kebutuhan masyarakat menjadi kunci.

Nurochman berharap KDMP tidak hanya berdiri secara administratif. Ia menekankan koperasi harus benar-benar berfungsi sebagai penggerak ekonomi lokal. “Harus bisa menciptakan lapangan kerja dan menekan kemiskinan,” katanya.

Ia juga mengingatkan pentingnya transparansi dalam pengelolaan DD. Setiap penggunaan anggaran harus dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu, sinergi antara kebijakan pusat dan inovasi desa dinilai penting.

Hal itu bertujuan agar manfaat program dapat dirasakan langsung masyarakat. Dengan pendekatan itu, perubahan kebijakan DD diharapkan tidak sekadar menjadi penyesuaian administratif, tetapi mampu memperkuat ketahanan ekonomi desa secara nyata. 

Advertisement

Artikel Terkait

KDMP Dipastikan Tak Gerus Usaha Warga, Pemkot Wajibkan Serap Potensi Ekonomi Masing-Masing Desa

KDMP Dipastikan Tak Gerus Usaha Warga, Pemkot Wajibkan Serap Potensi Ekonomi Masing-Masing Desa

KDMP di Kota Batu diminta fokus mengembangkan potensi desa agar tidak bersaing langsung dengan warung dan usaha ritel warga.

Tiga Peserta Latsarmil Meninggal, Kemhan Tegaskan Seleksi Kesehatan Sudah Sesuai Prosedur

Tiga Peserta Latsarmil Meninggal, Kemhan Tegaskan Seleksi Kesehatan Sudah Sesuai Prosedur

Pelaksanaan Latihan Dasar Kemiliteran (latsarmil) bagi para calon manajer Koperasi Desa Merah Putih tengah emnjadi sorotan.

Calon Manajer Koperasi Desa Merah Putih Wajib Ikuti Pelatihan Militer Komcad dan Jalani Ikatan Dinas

Calon Manajer Koperasi Desa Merah Putih Wajib Ikuti Pelatihan Militer Komcad dan Jalani Ikatan Dinas

Calon Manager Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) harus menghadapi aturan yang tidak biasa.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer