Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Prabowo Evaluasi Dapur MBG, Penyimpanan Ayam hingga Pengawasan Diperketat

N
Penulis: Nara Amelia❯
Ilustrasi Makan Bergizi Gratis. Foto: Ist
Ilustrasi Makan Bergizi Gratis. Foto: Ist

Advertisement

BATU, RADAR BATU - Pemerintah terus mengevaluasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), terutama terkait kebersihan, penyimpanan bahan pangan, dan pengawasan dapur. Pembenahan tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas makanan sekaligus meminimalkan risiko gangguan keamanan pangan.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) Syahganda Nainggolan mengatakan, Presiden Prabowo Subianto menerima berbagai masukan terkait pelaksanaan program MBG dan melakukan penyesuaian berdasarkan evaluasi.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah penyimpanan bahan pangan, termasuk ayam, agar tidak mudah basi sebelum diolah atau didistribusikan kepada penerima manfaat. Pemerintah juga memperkuat pengawasan melalui penggunaan kamera pengawas atau CCTV di dapur penyedia makanan.

Badan Gizi Nasional (BGN) sebelumnya menerbitkan standar operasional prosedur (SOP) pendinginan makanan yang berlaku sejak 4 September 2026. Ketentuan tersebut mengatur pengendalian suhu dan waktu, penggunaan wadah serta peralatan yang bersih, hingga pencatatan proses pendinginan sebelum makanan memasuki tahap pemorsian.

Selain aspek keamanan pangan, evaluasi juga mencakup mekanisme kompensasi investasi bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Menurut Syahganda, skema kompensasi yang sebelumnya bersifat tetap kini diarahkan berdasarkan jumlah porsi makanan yang disediakan.

Advertisement

Pada Oktober 2026, BGN juga menguji coba integrasi CCTV dari sekitar 70 SPPG ke pusat pemantauan dengan dukungan teknologi kecerdasan buatan (AI). Sistem tersebut diharapkan membantu pemantauan kepatuhan terhadap SOP, mulai dari persiapan bahan hingga pencucian wadah makan.

Pembenahan ini menjadi bagian dari evaluasi berkelanjutan pemerintah terhadap program MBG. Konsistensi penerapan standar kebersihan, penyimpanan, dan pengawasan menjadi faktor penting untuk menjaga keamanan makanan yang diterima masyarakat.

Advertisement
Editor : Aditya N. Rian
Sumber : Dari berbagai sumber

Artikel Terkait

MBG Prasmanan Dibidik di 5.000 Lokasi hingga Akhir 2026, Ini Syaratnya

MBG Prasmanan Dibidik di 5.000 Lokasi hingga Akhir 2026, Ini Syaratnya

MBG Prasmanan dibidik 5rb lokasi hingga akhir tahun 2026!

BGN Uji Coba CCTV Dapur MBG, Pengawasan Terintegrasi ke Pusat

BGN Uji Coba CCTV Dapur MBG, Pengawasan Terintegrasi ke Pusat

BGN Uji coba cctv pada dapur mbg!

Kepala BGN Minta SPPG di Kota Batu Pakai Susu Lokal

Kepala BGN Minta SPPG di Kota Batu Pakai Susu Lokal

Kepala BGN minta dapur SPPG gunakan minimal 80 persen susu segar lokal untuk program MBG demi serap hasil produksi peternak di Batu.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer