
BATU, RADAR BATU - Badan Gizi Nasional (BGN) mulai menguji coba integrasi kamera pengawas atau CCTV dari sejumlah dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke pusat pemantauan. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat pengawasan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Kepala BGN Sudaryono mengatakan, sekitar 70 dapur SPPG masuk dalam tahap uji coba integrasi CCTV. Rekaman tersebut direncanakan dilengkapi teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk membantu pemantauan standar operasional prosedur (SOP).
Dikutip dari ANTARA, Senin (19/10/2026), Sudaryono menjelaskan bahwa seluruh dapur SPPG telah memiliki CCTV. Namun, penggunaannya selama ini masih terbatas untuk pemantauan internal masing-masing dapur.
Baca Juga: 91 Dapur MBG Ditutup Sementara, Ada Dana Negara Rp18 Miliar yang Belum Dikembalikan
Melalui sistem terintegrasi, BGN ingin memperluas pengawasan terhadap pelaksanaan prosedur di dapur yang menyiapkan makanan bagi penerima manfaat MBG.
Sementara itu, Validnews melaporkan bahwa BGN menyatakan pengadaan CCTV tersebut tidak memerlukan tambahan anggaran khusus. Pengawasan menjadi salah satu bagian dari upaya memperkuat tata kelola program MBG.
Meski demikian, rincian teknis mengenai sistem pemantauan, jadwal penerapan secara lebih luas, dan mekanisme akses rekaman belum dijelaskan secara terperinci dalam laporan yang tersedia.
Penguatan pengawasan ini menjadi bagian dari upaya memastikan proses penyediaan makanan berjalan sesuai standar. Pelaksanaan SOP penting untuk menjaga mutu makanan dan keamanan pangan bagi para penerima manfaat program MBG.



