Di era sekarang yang serba cepat dan penuh komunikasi di segala platform, keahlian public speaking menjadi kemampuan yang semakin penting dimiliki oleh siapa saja.
Baik di dunia pendidikan, media sosial, hingga profesional, kemampuan menyampaikan ide dengan jelas, percaya diri, dan menarik perhatian audiens adalah nilai tambah yang besar.
Di tengah padatnya informasi yang bermunculan setiap hari, cara kita berbicara bisa jadi pembeda yang menentukan apakah pesan kita sampai dengan baik atau malah salah ditangkap.
Baca Juga: Social Butterfly: Si Ekstrovert yang Selalu Mudah Mempunyai Banyak Teman
Salah satu kunci penting dalam public speaking yang sering terlupakan adalah smiling voice, intonasi suara yang terdengar ramah dan bersahabat, seolah kita sedang tersenyum saat berbicara.
Teknik ini mampu membangun koneksi emosional dengan pendengar dan membuat pesan terasa lebih hangat dan meyakinkan.
Pada saat kita akan menciptakan kesan ceria dan penuh semangat di hadapan audiens, smiling voice dapat diterapkan dalam proses berbicara.
Baca Juga: Meta Tingkatkan Peran Orang Tua dalam Menjaga Keamanan Anak di Dunia Digital
Cara melatih smiling voice, pertama gunakan rumus 2-7-7.
Lebarkan sejauh 2 cm, sudut bibir kiri dan kanan dan tahan selama tujuh detik.
Teknik kedua, bisa dengan menggunakan properti menggigit pensil.
Gigit pensil sembari berbicara selama kurang-lebihnya lima menit.
Dengan melatih smiling voice, tidak hanya dapat meningkatkan kualitas suara saat berbicara, tetapi juga membangun kesan positif yang kuat di mata audiens.
Suara yang terdengar ramah dan menyenangkan bisa menciptakan suasana komunikasi yang lebih hangat, terbuka, dan mudah diterima. (nai)
Editor : Aditya Novrian