Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Separo Area Revitalisasi Songgoriti di Kota Batu Ditarget Beroperasi Tahun Ini

Fajar Andre Setiawan • Rabu, 25 Februari 2026 | 09:02 WIB

KAWASAN IKONIK: Kawasan Songgoriti gang macan menjadi lokasi paling ikonik jujugan pengunjung saat masa kejayaan lalu.
KAWASAN IKONIK: Kawasan Songgoriti gang macan menjadi lokasi paling ikonik jujugan pengunjung saat masa kejayaan lalu.

BATU - Separo kawasan revitalisasi Songgoriti ditarget beroperasi pada 2026. Pengelolaan kawasan wisata legendaris itu akan dilakukan melalui kolaborasi antarbadan usaha milik daerah (BUMD) bersama Pemerintah Kota Batu. Direktur Utama Perumda Jasa Yasa, Raden Djoni Sudjatmiko, mengatakan skema yang disiapkan adalah kerja sama bisnis antardaerah.

Pihaknya akan menggandeng BUMD milik Pemkot Batu untuk mengelola kawasan tersebut. Sebagian juga akan melibatkan pihak ketiga. Menurut Djoni, konsep kerja sama telah disiapkan dan segera diajukan secara resmi kepada Pemkot Batu untuk ditindaklanjuti. Skema bagi hasil masih dalam tahap pembahasan.

Revitalisasi Songgoriti mencakup penataan kawasan pemandian air panas, pembenahan pasar, hingga pembangunan fasilitas olahraga dan restoran. Fokus tahap awal adalah pembangunan lapangan padel dan resto di depan kawasan Songgoriti Hot Spring yang ditargetkan beroperasi pertengahan tahun ini.

Grafis Skema Revitalisasi Songgoriti
Grafis Skema Revitalisasi Songgoriti

Nilai investasi untuk pembangunan fasilitas olahraga dan resto tersebut diperkirakan lebih dari Rp5 miliar. Seluruh pendanaan berasal dari pihak ketiga sebagai mitra strategis. “Sumbernya dari investor, bukan APBD,” kata Djoni.

Selain itu, revitalisasi pasar juga menjadi prioritas. Perumda Jasa Yasa menyiapkan konsep digitalisasi pasar dengan estimasi anggaran sekitar Rp2 miliar. Modernisasi itu, menurut Djoni, tetap mempertahankan karakter pasar tradisional sebagai identitas Songgoriti.

Pemberdayaan masyarakat lokal menjadi bagian dari komitmen revitalisasi. Warga sekitar akan diprioritaskan untuk mengisi kebutuhan tenaga kerja, baik di sektor pasar maupun unit usaha lainnya. “Masyarakat setempat mendapat kesempatan pertama,” ujarnya.

Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, menyambut positif rencana kolaborasi itu. Ia meminta agar proposal kerja sama segera disampaikan secara tertulis agar dapat dikaji secara menyeluruh. “Kerja sama antardaerah harus berbasis government to government,” katanya.

Heli menyebut, Pemkot Batu kemungkinan akan menugaskan PT Batu Wisata Resource (BWR) sebagai pelaksana teknis dari sisi kota. Saat ini, BUMD tersebut tengah menjalani pembenahan internal, termasuk rencana rekrutmen ulang jajaran direksi.

“Kami ingin BUMD dikelola profesional. Ini bisnis murni, jadi perlu direksi yang kompeten,” tegasnya. Revitalisasi Songgoriti diharapkan menjadi titik balik kebangkitan kawasan wisata yang sempat meredup.

Kolaborasi Kabupaten Malang dan Kota Batu juga diproyeksikan memperkuat sinergi ekonomi kawasan sekaligus mengembalikan Songgoriti sebagai magnet wisata di Jawa Timur. (ori/dre)

Editor : A. Nugroho
#songgoriti #bumd #kota batu #revitalisasi