Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Capaian Ekspor Kota Batu Triwulan Pertama Turun 88 Persen

Fajar Andre Setiawan • Senin, 14 April 2025 | 16:50 WIB
SIAP DIEKSPOR: Salah satu UMKM PT Arjuna Triple Nine melakukan ekspor ke Singapura pada bulan Maret lalu. (RORI DINANDA BESTARI/RADAR BATU)
SIAP DIEKSPOR: Salah satu UMKM PT Arjuna Triple Nine melakukan ekspor ke Singapura pada bulan Maret lalu. (RORI DINANDA BESTARI/RADAR BATU)

BATU - Capaian ekspor Kota Batu pada triwulan pertama tahun ini masih rendah.

Nilainya masih di angka Rp 160 juta saja.

Itu lebih rendah dibandingkan triwulan pertama tahun lalu.

Nilai ekspor triwulan pertama pada 2024 lalu mencapai Rp 942 juta.

Pengelola Pusat Layanan Usaha Terpadu-Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (PLUT-KUMKM) Kota Batu Yossi Hendrawan mengatakan hanya ada satu eksportir yang melakukan pengiriman produk ke pasar internasional sepanjang Januari-Maret lalu.

Yakni eksportir kripik buah dan sayur.

Produk tersebut dikirim ke Singapura.

Itu pun hanya satu kontainer atau 2.500 kilogram dengan nilai ekspor Rp 160 juta tersebut.

“Berkaca dari tahun sebelumnya, akan ada peningkatan permintaan pada triwulan berikutnya,” ungkapnya.

Pada triwulan pertama tahun lalu hanya satu kontainer saja.

Kemudian meningkat menjadi 3-5 kontainer.

Permintaan didominasi keripik apel, stroberi, nangka, dan buah naga.

Setidaknya dalam setahun kegiatan ekspor menyentuh 20 feet atau sekitar 30 ton.

Rata-rata per triwulan mencapai 6-7 ton ekspor.

“Kalau tahun ini masih wait and see, karena biasanya permintaan meningkat pada pertengahan tahun,” tutur dia.

Terpisah, Wali Kota Batu Nurochman mengatakan perlu kerja sama dengan eksportir besar untuk mendongkrak angka ekspor.

“Jadi tidak harus langsung bussines to bussines (B2B). Tapi bisa juga kolaborasi dengan eksportir yang sudah settle untuk belajar,” jelasnya. (ori/dre)

Editor : A. Nugroho
#menurun #ekspor #triwulan pertama #kota batu