Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Jalur Tlekung-Junrejo Butuh Drainase

Fajar Andre Setiawan • Selasa, 4 Maret 2025 | 18:35 WIB
RAMAI: Simpang lima di Desa Junrejo kerap jadi langganan luapan air dari Desa Tlekung. (MOH RIZAL/RADAR BATU)
RAMAI: Simpang lima di Desa Junrejo kerap jadi langganan luapan air dari Desa Tlekung. (MOH RIZAL/RADAR BATU)

BATU - Sepanjang jalur yang menghubungkan Desa Tlekung dengan Desa Junrejo butuh drainase.

Sebab, di sana kerap terjadi genangan setiap kali turun hujan.

Terjadinya genangan salah satunya dikarenakan belum adanya saluran air yang memadai.

Hal itu juga sudah diusulkan dalam musyarawah rencana pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Junrejo beberapa waktu lalu.

Kepala Desa Junrejo Andi Faizal Hasan mengatakan kebutuhan anggaran pembangunan drainase diprediksi mencapai Rp 300 juta.

Rencananya drainase akan dibangun sepanjang 800 meter.

Mulai dari depan Kantor Kecamatan Junrejo ke arah barat sampai Desa Tlekung.

“Drainase di Dusun Gangsiran, Desa Tlekung hingga Dusun Junwatu, Desa Junrejo selama ini juga belum tertata,” ujarnya.

Wakil Ketua II DPRD Kota Batu Ludi Tanarto menjelaskan disana sebenarnya sudah ada beberapa titik yang memiliki saluran air.

Namun, memang belum merata dan belum sesuai standar.

Saluran air yang ada lebih mirip seperti got kecil.

“Itulah mengapa air kerap meluap ke jalan raya,” ucap nya.

Kondisi itu diperparah dengan kemiringan jalan di sana.

Itu membuat aliran air menjadi lebih deras.

Imbasnya jadi ke pengguna jalan.

Mereka rawan jatuh lantaran jalan licin dan terpaan aliran air cukup tinggi.

Dampak lebih jauh yakni kerusakan aspal jalan.

Dia menilai titik paling parah terjadi di simpang lima dekat Kantor Kecamatan Junrejo.

Sebab, disana tempat air berkumpul setelah mengalir dari arah atas.

Ludi saran pembangunan drainase bisa dilakukan secara bertahap.

Sebab, ia meprediksi pembangunan drainase akan menelan biaya yang cukup besar.

Namun, master plan pembangunannya harus dibuat secara komprehensif.

Sehingga, pembangunan drainase bisa benar-benar berkelanjutan dan terintegrasi.

Dia menilai pembangunan drainase dimulai dari bawah.

Yakni di area simpang lima dekat Kantor Kecamatan Junrejo. (iza/dre)

Editor : A. Nugroho
#Desa Junrejo #kota batu #Desa Tlekung #saluran air #drainase