Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kasus TBC Anak Kota Batu Turun, tapi Penularan Belum Terputus

I
Penulis: Indah Mei Yunita❯
Ilustrasi seseorang terkena penyakit TBC (Freepik.com/krakenimages.com)
Ilustrasi seseorang terkena penyakit TBC (Freepik.com/krakenimages.com)

Advertisement

BATU, RADAR BATU - Kasus TBC anak di Kota Batu memang menurun. Namun, 10 anak masih terkonfirmasi tuberculosis hingga triwulan II 2026 menunjukkan penularan belum sepenuhnya terputus.

Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu menunjukkan kasus TBC anak mencapai 40 kasus pada 2024. Jumlahnya turun menjadi 36 kasus pada 2025.

Hingga triwulan II 2026, terdapat 10 kasus.

Penurunan tersebut menjadi sinyal positif. Tetapi, pemerintah masih harus memastikan kasus ditemukan sedini mungkin dan rantai penularan benar-benar diputus.

Sekretaris Dinkes Kota Batu dr Yuni Astuti mengatakan pengobatan menjadi bagian penting dalam penanganan TBC.

Advertisement

“Penanganan TBC yakni fokus pengobatan sampai sembuh. Pendampingan minum obatnya dengan melibatkan kader TBC,” ujarnya.

Mengapa kasus anak masih muncul?

Salah satu persoalan TBC adalah penularan melalui kontak dekat dengan penderita. Karena itu, anak yang memiliki kontak erat dengan pasien TBC perlu diperiksa sesuai indikasi. Lingkungan rumah juga menjadi perhatian.

Advertisement

Artikel Terkait

TBC Anak Kota Batu Turun, 4 Gejala Ini Perlu Diwaspadai

TBC Anak Kota Batu Turun, 4 Gejala Ini Perlu Diwaspadai

Dinkes Kota Batu mengingatkan empat gejala TBC pada anak. Hingga Juni 2026, tercatat 10 anak terkonfirmasi TBC.

10 Anak di Kota Batu Terkonfirmasi TBC hingga Juni 2026

10 Anak di Kota Batu Terkonfirmasi TBC hingga Juni 2026

10 anak di Kota Batu terkonfirmasi TBC hingga Juni 2026. Dinkes perkuat skrining, pengobatan tuntas, dan deteksi dini.

Triwulan II, 10 Anak Terkonfirmasi TBC. Jumlahnya Turun dari 40 Kasus pada 2024

Triwulan II, 10 Anak Terkonfirmasi TBC. Jumlahnya Turun dari 40 Kasus pada 2024

10 anak di Kota Batu terkonfirmasi TBC hingga triwulan II 2026. Dinkes perkuat skrining, RAD TBC, dan deteksi dini menuju eliminasi 2030.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer