
BATU, RADAR BATU - Kasus TBC anak di Kota Batu memang menurun. Namun, 10 anak masih terkonfirmasi tuberculosis hingga triwulan II 2026 menunjukkan penularan belum sepenuhnya terputus.
Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu menunjukkan kasus TBC anak mencapai 40 kasus pada 2024. Jumlahnya turun menjadi 36 kasus pada 2025.
Hingga triwulan II 2026, terdapat 10 kasus.
Baca Juga: Masih Ada 736 Jiwa di Kota Batu Belum Punya KTP - Radar Batu
Penurunan tersebut menjadi sinyal positif. Tetapi, pemerintah masih harus memastikan kasus ditemukan sedini mungkin dan rantai penularan benar-benar diputus.
Sekretaris Dinkes Kota Batu dr Yuni Astuti mengatakan pengobatan menjadi bagian penting dalam penanganan TBC.
“Penanganan TBC yakni fokus pengobatan sampai sembuh. Pendampingan minum obatnya dengan melibatkan kader TBC,” ujarnya.
Mengapa kasus anak masih muncul?
Salah satu persoalan TBC adalah penularan melalui kontak dekat dengan penderita. Karena itu, anak yang memiliki kontak erat dengan pasien TBC perlu diperiksa sesuai indikasi. Lingkungan rumah juga menjadi perhatian.
