Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

TBC Anak Kota Batu Turun, 4 Gejala Ini Perlu Diwaspadai

I
Penulis: Indah Mei Yunita❯
Ilustrasi seseorang terkena penyakit TBC (Freepik.com/krakenimages.com)
Ilustrasi seseorang terkena penyakit TBC (Freepik.com/krakenimages.com)

Advertisement

BATU, RADAR BATU - Kasus tuberculosis (TBC) pada anak di Kota Batu menunjukkan tren penurunan. Namun, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu mengingatkan orang tua tidak mengabaikan gejala yang menyerupai penyakit biasa.

Hingga triwulan II 2026, tercatat 10 anak terkonfirmasi TBC.

Jumlah tersebut turun dibandingkan dua tahun sebelumnya. Pada 2024 terdapat 40 kasus TBC anak. Kemudian turun menjadi 36 kasus pada 2025.

Sekretaris Dinkes Kota Batu dr Yuni Astuti mengatakan ada sejumlah gejala yang perlu diperhatikan orang tua.

“Secara umum, gejala TBC pada orang dewasa dan anak-anak sama. Namun pada anak, ada empat gejala yang harus diwaspadai,” ujarnya, Jumat (21/8).

Advertisement

1. Batuk berkepanjangan

Batuk yang berlangsung lama perlu mendapat perhatian. Terlebih jika tidak kunjung membaik dan disertai gejala lain.

 

Advertisement

Artikel Terkait

Kasus TBC Anak Kota Batu Turun, tapi Penularan Belum Terputus

Kasus TBC Anak Kota Batu Turun, tapi Penularan Belum Terputus

Kasus TBC anak di Kota Batu turun menjadi 10 hingga triwulan II 2026. Dinkes memperkuat deteksi dini dan pendampingan pasien.

10 Anak di Kota Batu Terkonfirmasi TBC hingga Juni 2026

10 Anak di Kota Batu Terkonfirmasi TBC hingga Juni 2026

10 anak di Kota Batu terkonfirmasi TBC hingga Juni 2026. Dinkes perkuat skrining, pengobatan tuntas, dan deteksi dini.

Triwulan II, 10 Anak Terkonfirmasi TBC. Jumlahnya Turun dari 40 Kasus pada 2024

Triwulan II, 10 Anak Terkonfirmasi TBC. Jumlahnya Turun dari 40 Kasus pada 2024

10 anak di Kota Batu terkonfirmasi TBC hingga triwulan II 2026. Dinkes perkuat skrining, RAD TBC, dan deteksi dini menuju eliminasi 2030.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer