Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Kapolri Listyo Sigit Ingatkan Masyarakat Waspada Jam Rawan Kecelakaan saat Arus Mudik

Fajar Andre Setiawan • Selasa, 3 Maret 2026 | 17:38 WIB

Pergerakan lalu lintas (lalin) arus mudik Lebaran dari Jakarta menuju arah Pelabuhan Merak melalui Gerbang Tol Merak, Cilegon, Banten pada H-4 Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah/2025 terpantau ramai lancar pada Jumat dini hari (28/3/2025). (Dery Ridwansah/
Pergerakan lalu lintas (lalin) arus mudik Lebaran dari Jakarta menuju arah Pelabuhan Merak melalui Gerbang Tol Merak, Cilegon, Banten pada H-4 Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah/2025 terpantau ramai lancar pada Jumat dini hari (28/3/2025). (Dery Ridwansah/

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati saat menyetir kendaraan di masa mudik Lebaran, khususnya pada jam rawan kecelakaan.

Merujuk data yang sudah ia kantongi, data kecelakaan lalu lintas tahun lalu mengalami penurunan. Jam rawan kecelakaan terjadi pada pagi hingga menjelang siang. Tepatnya di rentang pukul 09.00 hingga 12.00. Data itu diambil dari hasil Analisis dan Evaluasi Kecelakaan (Anev Laka). Listyo berharap, angka kecelakaan dapat diperkecil lagi di tahun ini.

”Kalau kita lihat masih ada jam-jam rawan yang harus kita antisipasi agar jumlah laka bisa berkurang. Jam tertinggi di jam 09.00-12.00 ada 532 kecelakaan,” terang dia.

Data tersebut menjadi alarm pengingat bagi masyarakat dan seluruh petugas di lapangan. Mengingat jam rawan kecelakaan adalah waktu favorit pemudik untuk melanjutkan perjalanan setelah beristirahat.

Dilansir dari data yang telah dianalisis, ribuan kasus menunjukkan indikasi kelalaian. Faktor lainnya adalah peningkatan kecepatan kendaraan selama arus mudik. Terccatat bahwa rata-rata kecepatan kendaraan naik dari 76 kilometer per jam pada 2024 menjadi 85 kilometer per jam pada 2025.

”Namun di satu sisi juga kadang kala ada masyarakat yang sudah lelah, mengantuk, namun memaksakan sehingga terjadi kejadian laka,” jelasnya.

Listyo memastikan temuan tersebut akan menjadi bahan evaluasi sebelum pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Polisi berpangkat Jenderal itu sudah memerintahkan jajarannya untuk terus melaksanakan sosialisasi keselamatan berkendara agar angka kecelakaan dapat ditekan maksimal.

”Bagaimana kita terus menggencarkan sosialisasi tentang keselamatan berkendara sehingga kemudian angka laka lantas tersebut bisa kita turunkan,” ujarnya.

Polri mengerahkan 161 ribu personel gabungan untuk mengawal pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Operasi tersebut rencananya akan berlangsung selama dua pekan pada tanggal 13-25 Maret mendatang.

Pengerahan personel tersebut ditujukan untuk memberikan jaminan keamanan dan keselamatan kepada para pemudik. Listyo mengemukakan bahwa pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 mengusung tema Mudik Aman dan Keluarga Bahagia.

Polri mengedepankan pendekatan preempetif, preventif, dan penegakan hukum untuk memastikan operasi berjalan dengan baik sebagai operasi kemanusiaan.

”Ada 161 ribu personel gabungan, terdiri dari Polri, kemudian TNI, instansi terkait, dan seluruh stakeholder. Dan ini tentunya kita harapkan untuk betul-betul bisa bekerja sama dengan maksimal untuk keberhasilan di pelayanan arus mudik maupun arus balik,” jelas dia.

Penulis: Qonita Naila Syahida

Sumber: https://www.jawapos.com/nasional/017264748/kapolri-listyo-sigit-ingatkan-masyarakat-waspada-jam-rawan-kecelakaan-saat-arus-mudik?page=2

Editor : Fajar Andre Setiawan
#operasi ketupat 2026 #mudik #lebaran 2026