Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kabel Tanam Lebih Andal, Namun Perbaikan Lebih Rumit

R
MENGGELANTUNG: Salah satu reklame tampak menggantung pada kabel listrik di Jalan Ir Soekarno kemarin (23/5).
MENGGELANTUNG: Salah satu reklame tampak menggantung pada kabel listrik di Jalan Ir Soekarno kemarin (23/5).

Advertisement

BATU, RADAR BATU – Penataan kabel listrik bawah tanah di Kota Batu dinilai dapat meningkatkan keandalan jaringan, tetapi membutuhkan perencanaan teknis yang matang.

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengingatkan, penanganan gangguan kabel tanam lebih rumit karena petugas harus menemukan titik kerusakan secara presisi sebelum melakukan perbaikan.

Advertisement

Asisten Manajer Jaringan Distribusi PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Malang Vandy Faizal Putra mengatakan, secara fungsional kabel bawah tanah memiliki perlindungan lebih baik dibandingkan jaringan udara.

“Secara fungsional, memang kabel tanam ini memiliki tingkat keandalan yang lebih tinggi dibandingkan dengan kabel udara,” terangnya.

Advertisement

Jaringan udara, seperti Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) dan Saluran Udara Tegangan Rendah (SUTR), relatif lebih mudah diperiksa secara visual ketika terjadi gangguan.

Sebaliknya, kerusakan pada kabel bawah tanah membutuhkan investigasi untuk mengetahui lokasi dan penyebab gangguan.

Vandy menyebut, alat pendeteksi gangguan yang dibutuhkan belum tersedia di Malang Raya. Jika terjadi keadaan darurat, peralatan tersebut harus didatangkan dari kantor regional di Surabaya.

Kondisi itu membuat desain infrastruktur dan sistem pemeliharaan perlu disiapkan sejak awal. Jalur kabel harus terdokumentasi dengan baik agar petugas dapat mengidentifikasi posisi jaringan ketika melakukan perbaikan.

Persoalan lain ialah kemungkinan benturan dengan infrastruktur bawah tanah yang sudah ada. Kabel listrik harus ditempatkan dengan memperhitungkan jaringan telekomunikasi, pipa air, serta saluran drainase.

Karena itu, Pemkot Batu perlu memastikan apakah sistem ducting akan dibangun sebagai jalur terpadu atau terpisah untuk masing-masing pengelola utilitas. Sinkronisasi tata ruang, termasuk Daerah Milik Jalan (Damija), juga menjadi bagian penting dalam perencanaan.

Advertisement
Editor : Fajar Andre Setiawan

Artikel Terkait

Provider Tunggu Kepastian Tarif Sewa Ducting di Kota Batu

Provider Tunggu Kepastian Tarif Sewa Ducting di Kota Batu

Provider internet tunggu kepastian tarif sewa ducting sebelum migrasi kabel di Batu.

Biaya Ducting di Kota Batu Bisa Melonjak Puluhan Kali Lipat

Biaya Ducting di Kota Batu Bisa Melonjak Puluhan Kali Lipat

PLN sebut biaya konstruksi ducting kabel bawah tanah di Kota Batu bisa membengkak.

Biaya Ducting Berpotensi Melonjak Puluhan Kali

Biaya Ducting Berpotensi Melonjak Puluhan Kali

PLN dan provider ingatkan biaya proyek ducting Kota Batu berpotensi membengkak.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer