BATU, RADAR BATU – Pilihan wisata di Kota Batu tidak berhenti pada taman rekreasi atau destinasi yang sudah lebih dulu dikenal wisatawan. Sejumlah desa di wilayah ini juga mengembangkan potensi lokal menjadi pengalaman wisata yang bisa dinikmati dengan cara berbeda.
Mulai dari menikmati alam dan wisata kopi, melihat sentra tanaman hias, hingga memetik stroberi langsung dari kebun, masing-masing desa memiliki karakter tersendiri. Bagi yang ingin mencari tujuan wisata berbeda saat akhir pekan, tiga desa wisata di Kota Batu berikut bisa menjadi pilihan.
Baca Juga: Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu, Kota Batu Andalkan Bunga Jadi Magnet Wisata
Desa Wisata Sumbergondo
Berada di Kecamatan Bumiaji, Desa Wisata Sumbergondo mengembangkan wisata yang cukup beragam dengan memanfaatkan potensi alam dan aktivitas masyarakat setempat.
Jadesta mencatat sejumlah atraksi yang masih terdaftar di desa ini, di antaranya Wisata Alam Glagah Wangi, Pusung Lading, D'Kopi Sabin, hingga wisata edukasi pengolahan sampah. Ada pula aktivitas fun offroad menggunakan jeep di Pusung Lading.
Salah satu yang menarik adalah D'Kopi Sabin. Konsepnya membawa wisatawan lebih dekat dengan potensi kopi sekaligus suasana pedesaan Sumbergondo. Desa ini juga memiliki area Glagah Wangi yang dilengkapi pilihan camping.
Pada Mei 2026, Sumbergondo masih diberitakan sebagai salah satu desa yang aktif mengembangkan potensi wisatanya. Infrastruktur pendukungnya juga mencakup rest area dan layanan shuttle untuk menuju sejumlah titik wisata di desa.
Desa Wisata Sidomulyo
Desa di Kecamatan Batu ini dikenal sebagai sentra tanaman hias. Pemerintah Kota Batu mencatat masyarakat Sidomulyo banyak mengembangkan berbagai jenis bunga dan tanaman hias, sementara konsep desa wisatanya diarahkan pada wisata bunga dan agroindustri berbasis potensi lokal.
Wisatawan dapat melihat sekaligus membeli tanaman hias melalui sentra bunga yang ada di desa tersebut. Salah satunya Pasar Bunga Sekar Mulyo sebagai tempat wisatawan melihat koleksi tanaman sekaligus berbelanja.
Bukan cuma melihat bunga, desa ini juga memiliki aktivitas wisata lain, termasuk kegiatan edukasi dan sejumlah aktivitas outdoor yang tercantum dalam data desa wisata.
Desa Wisata Pandanrejo
Beralih ke Kecamatan Bumiaji, ada Desa Wisata Pandanrejo yang lebih lekat dengan potensi stroberi.
Lumbung Stroberi menjadi salah satu daya tarik utamanya. Di sini wisatawan dapat mengikuti aktivitas petik stroberi sekaligus mengenal proses pertanian yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat setempat. Data Jadesta juga mencatat petik dan edukasi stroberi sebagai bagian dari potensi wisata Pandanrejo. Aktivitas di Pandanrejo tidak hanya berupa petik stroberi, tetapi juga edukasi pertanian, kegiatan outdoor hingga pilihan menginap bernuansa alam.
Tiga desa tersebut menunjukkan bahwa wisata di Kota Batu bisa dinikmati dengan pengalaman yang berbeda. Sumbergondo menawarkan perpaduan alam, kopi dan aktivitas luar ruang, Sidomulyo membawa wisatawan lebih dekat dengan dunia tanaman hias, sedangkan Pandanrejo mengandalkan pengalaman bertani dan memetik stroberi.
Baca Juga: Liburan Akhir Pekan di Kota Batu, Lumbung Stroberi Tawarkan Sensasi Petik Buah Langsung dari Kebun!
Jadi, bagi yang ingin mengisi akhir pekan tanpa selalu menuju destinasi wisata besar, desa wisata di Kota Batu bisa menjadi pilihan untuk melihat sisi lain kota ini sekaligus mengenal potensi yang tumbuh dari masyarakat setempat.
Editor : Aditya NovrianSumber : Diolah dari berbagai sumber