Bukan Sekadar Selfie, Taman Labirin Bisa Jadi Media Belajar Problem Solving untuk Anak

Aqila Sahira Dewi • Dipublikasikan Sabtu, 1 Agustus 2026 | 12:00 WIB
Labirin Coban Rondo (Google Maps/Yulia)
Labirin Coban Rondo (Google Maps/Yulia)

BATU, RADAR BATU – Taman Labirin di kawasan wisata Coban Rondo, Kota Batu, selama ini lebih dikenal sebagai spot foto yang instagramable. Padahal di balik keseruan tersesat di antara tanaman cemara yang membentuk lorong berliku, ada manfaat bagi perkembangan otak anak yang jarang disadari orang tua.

Permainan labirin atau maze pada dasarnya mengharuskan seseorang mencari jalan keluar dari jalur yang bercabang dan penuh jalan buntu. Menurut kajian yang membahas media labirin untuk perkembangan kognitif anak usia dini, permainan ini bisa menjadi alat bantu belajar yang melatih pancaindra sekaligus mengasah kemampuan berpikir logis anak dalam memecahkan masalah.

Riset lain yang membahas penerapan labirin di tingkat sekolah dasar juga menyebutkan hal serupa. Permainan ini terbukti membantu anak melatih keterampilan berpikir logis, sekaligus meningkatkan konsentrasi dan ketekunan saat menghadapi tantangan yang berulang. Bukan cuma soal menemukan jalan keluar, anak juga belajar mencoba, gagal, lalu mencoba lagi tanpa mudah menyerah.

Baca Juga: Coban Parang Tejo dan Bukit Teletubbies Batu: Ketika Wisata Sepi Jadi Berkah bagi Warga Sekitar

Dari sisi motorik dan emosional, manfaatnya juga tidak kalah penting. Aktivitas permainan maze disebut mampu meningkatkan keterampilan kognitif seperti membangun argumen dan daya ingat, sekaligus melatih fokus anak untuk bertahan pada level tantangan berikutnya. Selain itu, banyaknya rintangan dalam labirin turut melatih anak mengendalikan diri dan emosi agar lebih sabar sebelum akhirnya berhasil keluar.

Jika permainan labirin di atas kertas atau aplikasi saja sudah punya banyak manfaat, taman labirin berskala nyata seperti yang ada di Coban Rondo tentu memberi pengalaman yang lebih kaya. Anak tidak hanya menggerakkan jari di atas kertas, tetapi benar-benar menavigasi ruang, mengingat arah yang sudah dilewati, dan mengambil keputusan sendiri di setiap persimpangan.

Bagi orang tua yang berencana mengajak anak berlibur ke Coban Rondo, taman labirin bisa jadi pertimbangan lebih dari sekadar tempat foto. Selain menikmati suasana sejuk hutan pinus dan gemuruh air terjun setinggi 84 meter, anak juga mendapat kesempatan melatih kemampuan berpikir yang sulit didapat dari gawai.

Baca Juga: Coban Siuk Malang: Rute, Harga Tiket, dan Tips Sebelum Berkunjung

 

Editor : Aditya Novrian
Sumber : diolah dari berbagai sumber
taman labirin edukasi anak coban rondo wisata kota batu