Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Wisatawan Membludak, tetapi Belanja Makin Irit, PHRI Sebut Tren Liburan di Batu Berubah

Rori Dinanda Bestari • Kamis, 2 Juli 2026 | 15:00 WIB
KUNJUNGAN MENINGKAT: Sejumlah wisatawan menikmati liburan di Eco Active Park saat libur panjang beberapa waktu lalu.
KUNJUNGAN MENINGKAT: Sejumlah wisatawan menikmati liburan di Eco Active Park saat libur panjang beberapa waktu lalu.

BATU, RADAR BATU - Kota Batu dipadati wisatawan selama musim libur sekolah. Dalam sepekan terakhir, lebih dari 138 ribu pelancong tercatat mengunjungi berbagai destinasi wisata. Namun, ramainya kunjungan ternyata belum sepenuhnya berbanding lurus dengan perputaran uang di sektor pariwisata.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu Sujud Hariadi menilai pola konsumsi wisatawan mengalami perubahan dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Menurutnya, masyarakat tetap memilih berlibur, tetapi jauh lebih selektif dalam membelanjakan uang.

BACA JUGA: Warga Tetap Bisa Lewat, Bus dan Truk Wajib Putar Jauh Selama Proyek Simpang Patih

“Bisa dilihat di Alun-Alun, pengunjung sangat ramai. Banyak yang memilih menikmati kuliner UMKM atau sekadar berkumpul di ruang publik dibandingkan makan di restoran,” ujarnya.

Fenomena tersebut menunjukkan wisatawan kini lebih banyak mencari destinasi yang murah bahkan gratis, dibanding mengalokasikan anggaran untuk wisata premium.

Di sisi lain, Kepala Disparta Kota Batu Onny Ardianto mengatakan lonjakan kunjungan masih berpotensi bertambah karena masa libur sekolah belum berakhir.

BACA JUGA: Simpang Patih Batu Ditutup 3 Bulan, Ini Jalur Alternatif untuk Mobil, Bus, dan Truk

Selain mengantisipasi kepadatan, pemerintah juga mewaspadai dampak meningkatnya volume sampah di kawasan publik seperti Alun-Alun Kota Batu, taman kota, hutan kota, hingga ruas jalan protokol.

Disparta mengimbau pengelola destinasi dan wisatawan bersama-sama menjaga kebersihan agar lonjakan kunjungan tidak menurunkan kualitas lingkungan wisata.

Meski demikian, pandangan mengenai puncak musim liburan berbeda. Disparta memperkirakan puncak kunjungan baru terjadi pada akhir pekan depan, sedangkan PHRI menilai tren wisata mulai melandai setelah masyarakat bersiap memasuki tahun ajaran baru. (ori/dre)

Editor : Fajar Andre Setiawan
#wisatawan melonjak #liburan #phri kota batu