KOTA BATU - Siapa bilang liburan cuma soal jalan-jalan dan foto-foto? Di Kota Batu, liburan bisa jadi pengalaman lengkap yang memanjakan mata, lidah, dan hati.
Salah satu aktivitas favorit wisatawan adalah petik stroberi langsung di kebun, lalu mengolahnya menjadi selai stroberi homemade yang manis, lembut, dan wangi.
Bayangkan, kalian berdiri di tengah kebun hijau di kaki Gunung Panderman, udara sejuk menusuk kulit, dan di depan mata terhampar deretan tanaman stroberi dengan buah merah menyala yang siap dipetik.
Saat tangan menyentuh buahnya, rasa manis-asam segar langsung terbayang di lidah. Nah, sensasi itu bisa berlanjut di dapur ketika stroberi segar tersebut diubah menjadi selai istimewa.Kota Batu memang dikenal sebagai salah satu sentra agrowisata terbesar di Jawa Timur. Selain apel, jeruk, dan sayuran segar, stroberi menjadi magnet tersendiri.
Banyak kebun di kawasan Bumiaji, Pandanrejo, dan Pandanrejo Kidul menawarkan paket wisata petik stroberi dengan harga yang ramah kantong.
Harga masuknya berkisar Rp 25.000-Rp 50.000 per orang, sudah termasuk kesempatan memetik sendiri langsung dari pohonnya. Setelah itu, buah yang dipetik akan ditimbang dengan harga rata-rata Rp 35.000 - Rp 50.000 per kilogram.
Bagi pengunjung yang baru pertama kali memetik stroberi, ada beberapa tips yang bisa diikuti:
1. Pilih yang warnanya merah sempurna, hindari buah yang masih ada bagian putih atau hijau.
2. Perhatikan tekstur, stroberi terlalu lembek biasanya sudah mulai busuk.
3. Petik bersama tangkai, membantu buah bertahan segar lebih lama.
4. Simpan di wadah terbuka, hindari menyimpannya dalam plastik tertutup rapat karena bisa mempercepat pembusukan.
Setelah membawa pulang stroberi segar, banyak wisatawan memilih langsung mengolahnya menjadi selai. Alasannya karena stroberi segar hanya bertahan 1-3 hari di suhu ruang, sementara selai bisa tahan hingga berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan jika disimpan dengan benar.
Berikut adalah resep untuk membuat selai stroberi yang segar ala Kota Batu
Bahan-bahan:
• 500 gram stroberi segar hasil petikan sendiri
• 250 gram gula pasir
• 1 sdm air jeruk lemon
Langkah-langkah:
1. Cuci Stroberi dengan air mengalir, buang daun dan tangkainya. Potong menjadi dua atau empat bagian.
2. Diamkan dengan gula masukkan stroberi ke panci, taburi gula, lalu diamkan 15 menit agar mengeluarkan sari alami.
3. Masak perlahan dengan api kecil, aduk perlahan agar gula larut dan stroberi mulai hancur.
4. Tambahkan lemon setelah agak mengental, masukkan air jeruk lemon untuk menambah rasa segar sekaligus mengawetkan.
5. Cek kekentalan selai dengan mengambil sedikit selai, taruh di piring dingin. Jika tidak langsung mengalir, artinya sudah siap.
6. Matikan api, dinginkan, lalu simpan di toples kaca steril.
Wisata petik stroberi di Kota Batu memang memberi lebih dari sekadar keranjang penuh buah. Dengan menghadirkan pengalaman menyatu dengan alam, belajar menghargai proses menanam, dan memberi ide kreatif untuk mengolah hasil bumi menjadi makanan yang tahan lama.
Selai stroberi homemade dari Batu bukan hanya manis di lidah, tapi juga manis di hati.
Setiap suapan membawa kembali aroma kebun dan sensasi dinginnya udara pegunungan. Jadi, jika kalian berkesempatan liburan ke Kota Batu, jangan hanya memetik stroberi bawa pulang, olah, dan nikmati. (mkp)
Editor : A. Nugroho