RADAR BATU – Kota Batu masih menjadi magnet utama wisatawan yang ingin menikmati udara sejuk dan panorama alam menawan. Namun, kepopulerannya membuat jalur utama menuju kota ini sering macet, apalagi saat musim liburan. Sebagai solusi, banyak pengendara mulai berburu “jalur tikus” alias rute alternatif yang lebih sepi, cepat, dan tak kalah menarik dari sisi pemandangan. Update 2025 ini menghadirkan enam jalur alternatif menuju Kota Batu yang patut dicoba untuk pengalaman berkendara yang lebih nyaman dan menyenangkan.
Salah satu yang paling direkomendasikan adalah jalur Simpang Kepuharjo – Simpang 3 Pendem. Rute ini sudah dilengkapi rambu dan dijaga petugas selama musim libur, sehingga pengendara tak perlu khawatir tersesat. Melewati kawasan pedesaan, jalur ini menyuguhkan udara segar dan lanskap perbukitan yang menenangkan. Selain itu, jalur ini juga kerap dimanfaatkan sebagai rute balik menuju Surabaya via Langlang dan Singosari.
Jika Anda datang dari arah barat, jalur Klemuk – Pujon bisa menjadi pilihan. Meski kontur jalannya cukup menantang dengan turunan curam, keindahan panorama perbukitan dan udara khas pegunungan membuat rasa was-was tergantikan oleh rasa takjub. Saat momen libur nasional, jalur ini diberlakukan satu arah demi keamanan. Namun, pengemudi tetap disarankan berhati-hati, khususnya soal kondisi rem.
Baca Juga: Jalur Pacet-Cangar Masih Dibatasi
Untuk petualang sejati, jalur Cangar menawarkan sensasi perjalanan melewati pegunungan via Pacet dan Tahura R. Soerjo. Selain bebas macet, jalur ini memungkinkan wisatawan singgah di berbagai destinasi alam seperti Coban Talun, Selecta, hingga Pura Luhur Giri Arjuno. Namun, pastikan kendaraan dalam kondisi prima karena jalurnya penuh tanjakan dan turunan curam.
Dari arah Malang, Anda bisa menjajal jalur Dau – Sumbersekar – Junrejo yang tenang dan minim kendaraan. Jalanan mulus dan lanskap kebun jeruk menjadi pemandangan utama sepanjang perjalanan. Jalur ini juga dekat dengan destinasi wisata seperti Predator Fun Park dan BNS, cocok untuk Anda yang ingin berwisata sekaligus mencari rute tercepat.
Alternatif lain yang mulai banyak dipilih adalah jalur Karangploso, yang dapat diakses dari Jalan Soekarno-Hatta, Malang, lalu masuk ke Jalan Candi Panggung, melewati belakang kampus UMM III. Selain bebas macet, jalur ini menyuguhkan panorama sawah dan pegunungan yang menyegarkan mata. Ini juga merupakan akses alternatif langsung dari exit tol Singosari menuju Batu.
Baca Juga: Jalur Cangar-Pacet Dibuka Kembali Setelah Ditutup 3 April Lalu
Terakhir, jalur Dinoyo – Sumbersekar – Predator Fun Park menjadi primadona baru karena mampu memotong waktu perjalanan tanpa harus melewati kemacetan di Kepuharjo. Jalur ini menyuguhkan sisi lain Kota Malang yang lebih asri, sekaligus memberikan akses langsung ke beberapa titik wisata utama di Batu.
Sebelum mencoba jalur-jalur ini, pastikan untuk selalu mengecek kondisi kendaraan dan informasi rekayasa lalu lintas terkini. Beberapa jalur, seperti Klemuk, kadang diberlakukan satu arah tergantung kebijakan pemerintah daerah saat momen tertentu. Meski disebut sebagai “jalur tikus”, rute-rute ini tak kalah memesona. Bahkan, Anda bisa merasakan pengalaman berkendara yang lebih privat, menyenangkan, dan menyatu dengan alam.
Jadi, jika Anda berencana ke Kota Batu tanpa stres macet, rute-rute ini adalah jawabannya. Selamat mencoba jalur alternatif dan temukan sisi lain Kota Batu yang belum tentu terlihat dari jalan utama! (my)
Editor : A. Nugroho