Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Shuttle Bus Wisata, Solusi Atasi Kemacetan Kota Batu saat Lebaran

Aditya Novrian • Jumat, 14 Maret 2025 | 21:40 WIB

 

Ilustrasi kemacetan Lebaran 2025.
Ilustrasi kemacetan Lebaran 2025.

BATU – Mengantisipasi lonjakan wisatawan saat libur Lebaran 2025, Polres Batu menggagas proyek shuttle bus wisata. Inisiatif ini bertujuan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas dengan menyediakan transportasi alternatif bagi wisatawan yang berkunjung ke berbagai destinasi di Kota Batu.

Kapolres Batu, AKBP Andi Yudha Pranata, mengungkapkan bahwa program ini akan melibatkan berbagai elemen, termasuk pemerintah, pelaku wisata, perhotelan, dan perusahaan otobus. “Masih diwacanakan kepolisian. Kami mencoba mempelopori ada shuttle bus yang terkoneksikan dengan wahana-wahana, pusat oleh-oleh dan hotel di Kota Batu,” ujarnya, Rabu (12/3/2025).

Baca Juga: Long Weekend, Tujuh Ruas Jalan Menuju Kota Batu Mengalami Kemacetan

Salah satu perusahaan karoseri di Malang telah menawarkan bus lower deck sebagai model kendaraan yang akan digunakan. Bus ini serupa dengan transportasi bandara dan memiliki kapasitas hingga 48 penumpang jika berdiri. “Sementara model yang digunakan itu seperti bus bandara, lower deck. Dari salah satu karoseri di Kota Malang sudah menawarkan bentuk dan model. Termasuk pengadaannya itu cuman Rp 2 miliar untuk satu unit,” terang Andi.

Dari hasil simulasi yang dilakukan, shuttle bus ini akan beroperasi dengan sistem looping atau pengulangan rute. Titik awal pemberangkatan berada di Terminal Angkutan Umum di Jalan Dewi Sartika, Kota Batu. “Kalau kami sudah melakukan simulasi awal, itu kemungkinan kebutuhan bus untuk shuttle bus mencapai 4-5 unit. Sehingga per jam siklusnya tetap ada,” kata Andi.

Baca Juga: Sebulan, 96 Pelanggar Lalu Lintas di Batu Kena Tilang

Rute yang dirancang untuk shuttle bus ini meliputi perjalanan dari Terminal Batu ke arah Pesanggrahan, kemudian turun ke Jalan Bromo, berputar ke BNS, dan kembali ke terminal. “Rutenya dari terminal naik ke arah Pesanggrahan, kemudian turun sampai ke Jalan Bromo dan naik lagi terus ngelooping kembali puter balik ke BNS dan kembali ke terminal angkutan umum,” imbuhnya.

Selain memudahkan mobilitas wisatawan, proyek ini juga diharapkan bisa mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, sehingga kepadatan lalu lintas bisa ditekan. Diperkirakan, Kota Batu akan kedatangan hingga 15 ribu wisatawan per hari saat libur Lebaran. Dengan adanya shuttle bus, wisatawan bisa lebih mudah mengakses destinasi wisata tanpa perlu membawa kendaraan sendiri.

Baca Juga: Sepanjang 2024, 29 Nyawa Melayang di Jalanan Kota Batu Akibat Kecelakaan Lalu Lintas

Untuk memastikan efektivitas sistem ini, Polres Batu akan bekerja sama dengan Universitas Brawijaya dan Universitas Muhammadiyah Malang dalam analisis rekayasa lalu lintas. Langkah ini bertujuan untuk menemukan pola transportasi yang paling efisien bagi Kota Batu.

Terkait waktu uji coba, pihak kepolisian masih akan membahasnya lebih lanjut dengan Pemerintah Kota Batu dan pelaku wisata. “Ini nanti akan diaktifkan dulu sesegera mungkin agar masyarakat Kota Batu terbiasa dan jika tidak dilakukan trial error kita tidak tahu kebutuhan masyarakat seperti apa,” tandas Andi. (my)

Editor : A. Nugroho
#lebaran 2025 #Ramadan 2025 #kemacetan #shuttle bus #kota batu