RADAR BATU – Museum Mpu Purwa, salah satu museum yang dikelola oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang ini mengantongi banyak benda purbakala, sehingga cocok dijadikan sebagai media belajar.
Purbakala yang dimaksud ialah masa-masa kerajaan Jawa Kuno, seperti kerajaan Majapahit, Singasari, Kediri, Mataram Kuno, dan Kanjuruhan.
Menyimpan sekitar 136 benda purbakala, museum ini menampung benda-benda peninggalan dari kerjaan-kerajaan di atas, seperti prasasti, arca, makara, lingga, dan sebagainya.
Museum ini terdiri dari dua lantai dengan benda-benda koleksi yang berbeda di setiap lantainya.
Di lantai satu, kalian dapat melihat-lihat koleksi arca yang usianya mencapai 800 tahun.
Dari banyaknya arca yang ada di museum ini, tiga arca masterpiece yang tersimpan, yaitu arca Brahma Catur, arca Ganesya Tikus berukuran kecil yang sedang duduk di atas Musaka, hingga arca Bodhisatwa yang hanya ditemukan di India.
Selain itu, ada prasasti yang masuk ke kelompok satu-satunya di Indonesia, yaitu prasasti Kanuruhan, prasasti Muncang, dan prasasti Dinoyo II. Ketiganya berisi mengenai pemberian tanah sebagai hadiah.
Di lantai satu ini, museum Mpu Purwa juga memiliki ruang audio visual yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran berbasis video.
Selanjutnya, di lantai dua, museum ini menyimpan koleksi yang berfokus pada kisah Ken Arok.
Berbagai benda peninggalan yang ada di museum Mpu Purwa membuatnya menjadi tempat yang tepat untuk dikunjungi para wisatawan maupun pelajar yang memiliki ketertarikan pada history kerajaan Jawa Kuno.
Terlebih lokasinya yang berada di tengah Kota Malang, sehingga dapat dengan mudah dijangkau oleh para pengunjung.
Alamat: Jalan Soekarno Hatta No 210, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur
Jam buka: 08.30 – 15.00 WIB (Senin libur) (Adentya Nabilah .K)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana