Kota Batu merupakan kota wisata di Jawa Timur yang banyak didatangi pengunjung atau wisatawan.
Berbagai tujuan wisata ada di sini, mulai dari wisata alam, wisata kuliner, wisata kota, dan sebagainya.
Baca Juga: Kampoeng Wisata De Berran, Dari Pembuangan Sampah Menjadi Kolam Renang Destinasi Terfavorit Keluarga
Bagi pengunjung luar kota yang datang ke sini, tentunya kamu harus mempertimbangkan jarak tempat wisata dan tempat penginapannya.
Jangan sampai waktu libur lebaranmu terbuang karena jarak tempat wisata yang dituju dengan tempat penginapannya jauh.
Biar lebih afdol, kamu juga harus menentukan tempat wisata dan tempat penginapan jauh-jauh hari agar rencana liburan lebaranmu berjalan lancar.
Nah, berikut adalah tiga rekomendasi wisata alam di Kota Batu yang dekat dengan penginapan.
Yuk kita simak apa saja sih ketiga wisata tersebut!
1. Taman Dolan Batu
Wisata alam bernuansa pedesaan asri ini terletak di Jalan Raya Pandanrejo Nomor 308, Giripurno, Kecamatan Bumiaji, Batu, Jawa Timur.
Untuk masuk ke sini, kamu cukup merogoh uang sebesar Rp15.000 saat weekday dan Rp20.000 saat weekend.
Taman Dolan Batu menawarkan wahana wisata alam, seperti outbond, river tubing, dan petik buah dan sayuran.
Di sini, kamu akan mendapatkan sensasi pedesaan yang sejuk dan damai karena wisata ini dekat dengan sungai dan sawah juga dikelilingi pegunungan.
Outbond yang ada tersedia untuk anak-anak dan dewasa, dengan harga tiket dimulai dari Rp55.000 sampai Rp495.000 sudah termasuk fun games, edukasi, river tubing, dan wahana permainan lainnya seperti flying fox.
Adapun, harga tiket river tubing harga tiketnya berkisar Rp 60.000 sampai Rp 610.000, sudah termasuk pendamping, peralatan keamanan, dan makan.
Di sini, terdapat pula homestay yang bisa kamu jadikan sebagai tempat penginapan.
Tetapi, kamu juga bisa mempertimbangkan untuk menginap di Abaya Batu Village yang hanya berjarak 350 m dari tempat wisata atau menginap di Paradise Resort dengan jarak 4,3 km.
2. Batu Paint Ball
Kalau tadi kita bersenang-senang di alam, nah kali ini kita akan melakukan kegiatan seru sekaligus menantang di Batu Paint Ball yang berada di Jalan Wukir No. 143, Torongrejo, Kota Batu.
Batu Paint Ball merupakan provider paintball war games yang sudah berdiri sejak 2016.
Di sini, kamu akan merasakan sensasi berperang di alam liar menggunakan pistol layaknya perang pada umumnya.
Tenang saja, amunisi yang dipakai bukan peluru asli kok, melainkan cat warna.
Ada empat macam paket yang bisa kamu pilih dengan variasi harga setiap orangnya.
Diantaranya, paket reguler dan paket corporate dengan harga Rp150.000, pake enterprise dengan harga Rp300.000, dan paket maniac dengan harga Rp225.000.
Keempat paket tersebut sudah termasuk tiket masuk, peralatan paintball standar, dokumentasi, juga snack dan makanan.
Pada paket enterprise kamu juga akan mendapatkan outbound training, paintball war game, meal box, dan short video documentation.
Jika kamu tertarik untuk berperang di sini, kamu tidak perlu khawatir untuk mencari penginapan.
Karena wisata ini dekat dengan Villa Duana Top View yang berjarak 350 m dan The Lavana Villa Batu Insani Saria yang berjarak 4,8 km.
3. Kampung Wisata De Berran
Rekomendasi wisata alam yang terakhir adalah Kampung Wisata De Berran yang terletak di Jalan Raya de Berran No. 123, Oro-Oro Ombo, Kota Batu.
Objek wisata utama yang ada di sini adalah kolam renang yang bersumber dari mata air gua.
Kamu bisa membayangkan bagaimana suasana kesejukan dan keindahannya.
Wisata yang memiliki luas wilayah sebesar 10 hektar ini juga menawarkan fasilitas lainnya, seperti restauran, kedai makanan khas Jawa, penginapan, area perkemahan, area pemancingan, wahana outdoor, mushola, dan area bermain anak.
Meskipun menawarkan banyak fasilitas, wisata De Berran terbilang murah loh.
Harga tiket masuknya hanya Rp5.000/orang untuk weekday dan Rp10.000/orang untuk weekend.
Pastikan wisata murah meriah ini masuk list perjalanan kamu ya.
Karena selain murah, wisata ini juga dekat dengan penginapan, yakni Hotel Kampung Lumbung yang berjarak 1,5 km dan Villa Attaka Kota Batu yang hanya berjarak 750 m. (Farralila/Fin)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana