Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Median Jalan Ir Soekarno, Kecamatan Junjero, Kota Batu Kembali Menelan Korban

Rori Dinanda Bestari • Sabtu, 9 Mei 2026 | 18:00 WIB
PROSES EVAKUASI: Mobil derek dikerahkan untuk membantu mengevakuasi Truk Hino yang tersangkut di median jalan Ir Soekarno, Kecamatan Junrejo kemarin (8/5)
PROSES EVAKUASI: Mobil derek dikerahkan untuk membantu mengevakuasi Truk Hino yang tersangkut di median jalan Ir Soekarno, Kecamatan Junrejo kemarin (8/5)

 

JUNREJO, RADAR BATU - Median Jalan Ir Soekarno, Kecamatan Junrejo kerap menjadi jebakan maut bagi pengemudi yang kehilangan fokus. Konsentrasi yang ambyar akibat kantuk memicu sebuah truk Hino box bernopol T 9717 DD menghantam median jalan kemarin siang (8/5). Insiden ini memperpanjang daftar hitam kecelakaan di ruas protokol yang seharusnya menjadi jalur paling aman di kota wisata ini.

Truk pengangkut makanan beku tersebut membawa dua awak, Didit sebagai sopir dan Arifin sebagai kenek. Mereka sedang dalam perjalanan pulang menuju pabrik di Jombang setelah merampungkan distribusi sosis di area Malang Raya. Kerasnya benturan membuat moncong truk ringsek parah. Tak hanya merusak kendaraan, fasilitas publik berupa lampu peringatan (warning light) milik Dishub Provinsi Jatim ikut hancur berantakan.

BACA JUGA: Daycare di Batu Hadapi Speech Delay hingga Adiksi Gawai, SDM Pengasuh Jadi Sorotan

Hasil olah TKP mengarah pada satu kesimpulan, yakni kelalaian manusia (human error). Kanit Turjawali Satlantas Polres Batu Ipda Gema Indra Winaryan memastikan faktor kelelahan menjadi pemicu utama truk tersebut oleng ke kanan. “Indikasi awal pengemudi mengantuk. Beruntung kondisi jalan sedang lengang sehingga tidak melibatkan kendaraan lain,” jelasnya.

Kerusakan fasilitas jalan kini menjadi perhatian serius. Aparat kepolisian berencana membawa persoalan ini ke meja evaluasi Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Langkah ini dinilai mendesak mengingat median di titik tersebut sering menjadi sasaran benturan, terutama bagi pengemudi yang tidak waspada atau asing dengan kontur jalan setempat.

BACA JUGA: Pelajar Semakin Bergantung pada Gadget saat Belajar, Pengaturan Waktu Dinilai Penting

Berdasarkan keterangan Arifin, sang kenek, perjalanan mereka memang cukup menguras tenaga. Memulai rute dari Jombang pukul 05.00, mereka menembus jalur ekstrem Cangar untuk mencapai Malang sebelum tengah hari. “Kami mengirim barang ke tiga titik di Kota Batu dan Lowokwaru,” ujarnya.

Arifin mengakui sopirnya mengemudi terlalu ke kanan sesaat sebelum hantaman keras terjadi. Beruntung, nyawa keduanya masih selamat. Arifin hanya menderita luka ringan di pelipis kanan, sementara Didit mengalami cedera pada kaki kanan. Meski tanpa korban jiwa, insiden ini menjadi peringatan keras bagi manajemen armada logistik terkait urgensi waktu istirahat pengemudi. (ori/dre)

Editor : Fajar Andre Setiawan
#kecelakaan truk #Junrejo #laka lantas