Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

19 Bangunan di Kota Batu Rusak Akibat Angin Kencang dan Pohon Tumbang

Aditya Novrian • Sabtu, 7 Maret 2026 | 11:00 WIB

 

Ilustrasi bangunan rusak. (freepik)
Ilustrasi bangunan rusak. (freepik)

BATU - Penanganan dampak cuaca ekstrem yang menerjang Kota Batu pada Rabu malam lalu (4/3) terus dikebut. Berdasarkan data BPBD Kota Batu yang terbaru, terdapat 19 bangunan yang mengalami kerusakan akibat angin kencang. Sebanyak 19 bangunan tersebut terdiri atas 16 rumah, 1 tempat usaha, dan 2 fasilitas umum.

Hingga Kamis petang lalu (5/3), penanganan pascabencana masih berlangsung di sejumlah titik. Seperti di Jalan Semeru, Kelurahan Sisir hingga Jalan KH Agus Salim, Kelurahan Temas. Kepala Pelaksana BPBD Kota Batu Suwoko mengungkapkan tim gabungan masih berada di lapangan untuk melakukan pembersihan material.

“Kami memprioritaskan area yang kabel telekomunikasi dan listriknya sempat terputus tertimpa dahan," ujarnya. Kondisi jaringan listrik sempat terganggu akibat rentetan pohon tumbang. Pihak PLN dilaporkan telah melakukan perbaikan di titik-titik kabel yang putus. Akibat kerusakan jaringan yang cukup masif, sempat diberlakukan pemadaman bergilir.

Hal itu dilakukan untuk memastikan keamanan selama proses penyambungan kembali kabel utama. “Mayoritas kerusakan yang dialami bangunan tersebut berada pada bagian atap yang terbang atau hancur tersapu angin kencang,” bebernya.

Menindaklanjuti kerusakan tersebut, BPBD bersama Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) mulai melakukan kaji cepat. “Sampai hari ini (kemarin) pendataan baru selesai delapan rumah terdampak,” sambung Suwoko.

Sisa pendataan akan dilanjutkan pada hari berikutnya untuk memastikan semua kerusakan terdata secara akurat. Terkait langkah perbaikan, Suwoko memastikan Disperkim akan memberikan bantuan rehabilitasi rumah-rumah yang terdampak bencana tersebut.

"Saat ini masih dalam tahap penghitungan kebutuhan anggaran dari masing-masing rumah. Setelah assesmen selesai, proses rehab akan segera dilakukan," tambahnya. Suwoko mengingatkan meskipun kondisi cuaca pada Kamis siang terpantau lebih tenang, masyarakat diminta tidak lengah.

Dari pantauan radar cuaca, potensi hujan deras disertai angin masih bisa terjadi sewaktu-waktu pada sore hingga malam hari. "Kami tetap menyiagakan personel di posko darurat karena proses kaji cepat juga bergantung pada kondisi cuaca di lapangan," terangnya.

Dirinya juga mengimbau warga proaktif melapor ke perangkat desa atau kelurahan setempat apabila rumahnya mengalami kerusakan dan belum terdata. Kerjasama dari masyarakat sangat dibutuhkan agar proses asesmen bisa berjalan cepat dan tepat sasaran.

"Semakin cepat data masuk, semakin cepat pula Disperkim bisa menghitung kebutuhan material untuk perbaikan rumah warga," tegas Suwoko. Lebih lanjut, bantuan juga turut datang langsung dari Pemkot Batu. (ori/dre)

Editor : Aditya Novrian
#angin kencang #batu #pohon tumbang