Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Rumpun Bambu Seluas 400 Meter Persegi di Desa Pendem Hangus Terbakar

Fajar Andre Setiawan • Selasa, 7 Oktober 2025 | 16:53 WIB
TERBAKAR: Petugas BPBD dan Dinas Damkarmat Kota Batu berupaya memadamkan api yang melalap lahan kosong di Jalan Ir Soekarno, Desa Pendem, Kecamatan Junrejo pada Minggu petang lalu (5/10).
TERBAKAR: Petugas BPBD dan Dinas Damkarmat Kota Batu berupaya memadamkan api yang melalap lahan kosong di Jalan Ir Soekarno, Desa Pendem, Kecamatan Junrejo pada Minggu petang lalu (5/10).

JUNREJO - Kelalaian salah seorang warga Perumahan Paradisso Desa Pendem, Kecamatan Junrejo membuat rumpun bambu seluas 400 meter persegi hangus terbakar pada Minggu petang lalu (5/10). Peristiwa itu terjadi karena bekas bakaran sampah yang ditinggal sebelum padam sempurna. Beruntung, tidak ada korban jiwa dari insiden itu.

Kejadian bermula saat salah seorang warga membakar ajir tanaman atau potongan kayu di dekat rumpun bambu sekitar pukul 17.41. Dirinya lantas meninggalkan lokasi begitu saja setelah melakukan pembakaran sampah tersebut. Pembakar sampah mengira api akan padam sendiri. Siapa sangka malah menjalar ke serasah bambu dan semak-semak.

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Batu tiba di lokasi kejadian pada pukul 18.00. Petugas langsung melakukan upaya pemadaman. Kepala Dinas Damkarmat Kota Batu Agung Sedayu menyampaikan tidak ada kesulitan yang berarti selama proses pemadaman.

Meski kebutuhan air cukup banyak untuk melakukan pemadaman. Itu terjadi lantaran lahan masuk kategori mudah terbakar. Pihaknya mengaku mengerahkan dua unit supply ke lokasi kejadian. “Api baru bisa padam sekitar pukul 19.30 atau memakan waktu selama 1,5 jam hingga proses pendinginan,” paparnya.

Agung membenarkan jika kebakaran dipicu aktivitas pembakaran kayu. Pembakar mengira api sudah padam. Namun ternyata masih ada percikan api. Bara yang tertiup angin kemudian memunculkan kobaran lagi. Sampai akhirnya merembet ke rumpun bambu. Beruntung, pemadaman dilakukan dengan cepat sehingga wilayah terdampak tidak meluas.

Agung menyebut, tidak ada nilai kerugian materiil akibat insiden tersebut. Proses pembersihan melibatkan tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan warga setempat. “Tentu ini menjadi pelajaran agar warga sekitar tak lalai lagi saat melakukan pembakaran sampah. Apalagi di lokasi yang rawan tersulut api,” tandasnya. (ori/dre)

Editor : A. Nugroho
#kebakaran #Junrejo #kota batu #Damkarmat