BUMIAJI - Plengsengan nonteknis di Dusun Lemah Putih RT 01/RW 01, Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji longsor pada Senin malam lalu (8/9). Ambrolnya plengsengan setinggi tiga meter itu baru diketahui warga setempat pada pukul 18.00. Sontak warga langsung melaporkan kejadian kepada BPBD Kota Batu.
Longsornya plengsengan nonteknis tersebut dipicu kondisi cuaca yang tak menentu beberapa waktu terakhir. Kawasan tersebut telah ditetapkan sebagai titik rawan longsor sebelumnya. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Batu langsung bergerak menuju ke lokasi untuk melakukan asesmen dan berkoordinasi dengan pihak terkait.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Kota Batu Suwoko mengatakan posisi pondasi rumah tersebut menggantung. Sehingga itu menjadi faktor utama ambrolnya plengsengan tersebut. Apalagi ukurannya cukup besar yakni 9 meter dengan lebar 3 meter. Hantaman material longsor juga mengakibatkan rumah dalam kondisi rawan roboh.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Suwoko mengaku telah melakukan upaya kaji cepat dan koordinasi untuk penanganan darurat bagi titik terdampak. “Kami juga melakukan perbaikan rumah yang longsor melalui koordinasi dengan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Batu,” jelasnya.
Rehabilitasi dan mitigasi dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Utamanya dengan memperbaiki konstruksi bangunan dengan material yang lebih kuat. Beberapa langkah mitigasi lain juga dilakukan. Seperti melaksanakan pemantauan terhadap titik potensi bencana dan mengaktifkan bantuan reaksi cepat bencana selama 24 jam penuh. (ori/dre)
Editor : A. Nugroho