Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Bikin Nilai Turun, Ini 3 Faktor Utama yang Merusak Kualitas Tidur Pelajar

Salshabila Abidah Ardelia • Sabtu, 4 Juli 2026 | 23:00 WIB
Riset Ungkap Remaja Butuh Tidur 8-10 Jam: Kunci Sukses Dongkrak Nilai Akademik. (Pexels)
Riset Ungkap Remaja Butuh Tidur 8-10 Jam: Kunci Sukses Dongkrak Nilai Akademik. (Pexels)

BATU, RADAR BATU – Tidur yang cukup dan berkualitas sangat penting untuk menunjang fungsi otak, terutama kemampuan fokus dan daya ingat siswa. Kualitas tidur yang buruk terbukti dapat menurunkan konsentrasi belajar mereka secara signifikan.

Dampak terhadap Konsentrasi

Laporan National Sleep Foundation menunjukkan jam tidur remaja yang ideal adalah 8-10 jam setiap malam agar otak berfungsi optimal. Waktu tidur yang cukup ini membantu proses pemulihan sel-sel otak serta memperkuat ingatan untuk mendukung pembelajaran.

Baca Juga: Bukan Soal Jadi Kaya, Ini Alasan Pelajar Harus Melek Finansial Sejak Dini

Sebaliknya, waktu tidur yang tidak terpenuhi dengan baik dapat menurunkan kemampuan kognitif siswa. Dampak negatifnya meliputi kesulitan berkonsentrasi dan hambatan dalam memproses informasi dengan baik.

Penelitian dari Journal of Pediatrics menegaskan bahwa siswa yang kurang tidur cenderung memiliki nilai akademik lebih rendah. Selain itu, mereka juga menjadi lebih mudah merasa lelah saat mengikuti kegiatan belajar.

Faktor Penyebab Kurang Tidur

Terdapat beberapa faktor utama yang memengaruhi kualitas tidur siswa. Faktor-faktor tersebut antara lain penggunaan gawai sebelum tidur, beban tugas sekolah yang tinggi, serta pola hidup yang tidak teratur.

Baca Juga: Mudah Terkecoh Informasi Palsu? Ini Cara Efektif Melatih Berpikir Kritis Menurut Riset

American Academy of Sleep Medicine menyebutkan bahwa paparan layar elektronik dapat mengganggu produksi melatonin. Melatonin merupakan hormon penting yang berfungsi mengatur siklus tidur manusia.

Solusi Meningkatkan Kualitas Tidur

Untuk memperbaiki kualitas tidur, pelajar disarankan menetapkan jadwal tidur yang konsisten setiap hari. Mereka juga diimbau menghindari penggunaan gadget minimal satu jam sebelum tidur.

Selain itu, lingkungan tidur yang nyaman sangat penting untuk mendukung proses istirahat yang maksimal. Peran aktif orang tua dan sekolah juga sangat dibutuhkan dalam mengedukasi serta mendukung pola tidur sehat siswa.

Baca Juga: Gantikan Gawai dengan Buku: Strategi Membangun Budaya Literasi di Rumah

Menjaga kualitas tidur adalah kunci utama meningkatkan konsentrasi dan prestasi belajar. Melalui tidur yang berkualitas, pelajar dapat mengoptimalkan potensi belajar sekaligus menjaga kesehatan mentalnya. Oleh karena itu, perhatian terhadap pola tidur harus menjadi bagian penting dalam mendukung pendidikan yang efektif.

Editor : Aditya Novrian
#kualitas tidur #siswa #pelajar #tidur