Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Boarding School di Kota Batu Jadi Incaran Nasional, Pendaftar Datang dari Sumatera hingga Papua

Rori Dinanda Bestari • Rabu, 17 Juni 2026 | 15:00 WIB
MODERN: Gedung SMA Al Izzah IIBS Kota Batu sangat megah dan modern menciptakan suasana belajar yang nyaman.
MODERN: Gedung SMA Al Izzah IIBS Kota Batu sangat megah dan modern menciptakan suasana belajar yang nyaman.

 

BATU, RADAR BATU - Sekolah swasta berbasis asrama atau boarding school di Kota Batu semakin diminati masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia. Konsep pendidikan terpadu dengan fasilitas modern membuat persaingan masuk sekolah jenis ini jauh lebih ketat dibandingkan sekolah swasta konvensional.

Salah satu contohnya adalah SMA Al Hikmah International Islamic Boarding School (IIBS) Batu. Tahun ajaran 2026/2027, sekolah tersebut hanya menyediakan kuota 50 siswa baru, namun hingga kini sudah 48 peserta dinyatakan lolos seleksi dan mengamankan kursinya.

BACA JUGA: Jatah Jalur Domisili Per RW di Kota Batu Hanya Hitungan Jari

Kepala SMA Al Hikmah IIBS Batu, Ahmad Fais, menjelaskan proses penerimaan telah dibuka sejak September 2025 dan dijadwalkan berakhir pada 10 Juli 2026. Dari total 87 pendaftar yang mengikuti seleksi, hanya 48 orang yang berhasil memenuhi standar yang ditetapkan sekolah.

“Sisanya belum dapat diterima karena tidak memenuhi kriteria kelulusan yang sudah ditentukan,” ujarnya. Seleksi di sekolah tersebut meliputi tes psikologi, ujian akademik yang mencakup Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, IPA, dan IPS, serta tes kesehatan dan wawancara mendalam.

BACA JUGA: Jalur Afirmasi SPMB 2026 Diperketat, Wajib Terdaftar di DTSEN dan Punya Dokumen Bansos

Menariknya, para pendaftar tidak hanya berasal dari Jawa Timur. Fais menyebut calon siswa datang dari berbagai wilayah di Indonesia, mulai dari Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Papua, hingga berbagai kota di Pulau Jawa.

Menurut Kepala Seksi SMA dan PLKLPK Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Malang-Batu, M. Asrofi, fenomena ini menunjukkan adanya perubahan preferensi masyarakat dalam memilih sekolah.

BACA JUGA: Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 Per Liter, Antrean Pertalite Jadi Pemandangan Baru di Kota Batu

Jika sebelumnya sekolah negeri dianggap sebagai pilihan utama, kini sebagian orang tua mulai melirik sekolah swasta berkonsep boarding school yang menawarkan fasilitas lebih lengkap, pembelajaran berbasis teknologi, serta pembinaan karakter melalui sistem asrama.

Di sisi lain, Asrofi mengakui masih banyak SMA swasta konvensional yang menghadapi tantangan memperoleh peserta didik karena persepsi masyarakat yang menganggap sekolah negeri lebih unggul. Kondisi tersebut menciptakan kesenjangan minat yang cukup tajam di antara lembaga pendidikan swasta di Kota Batu. (ori/dre)

Editor : Fajar Andre Setiawan
#boarding school Batu #calon siswa baru