Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Tak Hanya Tren, Membawa Tumbler Dinilai Membantu Siswa Lebih Rutin Minum Air

Choirun Nisa • Jumat, 29 Mei 2026 | 22:00 WIB
Ilustrasi seseorang yang membawa tumbler kemanapun (Sumber: DetikHealth)
Ilustrasi seseorang yang membawa tumbler kemanapun (Sumber: DetikHealth)

BATU, RADAR BATU – Membawa tumbler kini menjadi kebiasaan yang semakin sering terlihat di kalangan pelajar. Selain dianggap lebih estetik dan praktis, kebiasaan ini ternyata juga dinilai membantu siswa lebih rutin minum air putih selama beraktivitas di sekolah.

Banyak siswa mulai membawa tumbler sendiri untuk diisi ulang sepanjang hari dibanding membeli minuman kemasan. Kebiasaan sederhana ini tidak hanya berkaitan dengan gaya hidup, tetapi juga kesehatan tubuh dan kepedulian terhadap lingkungan.

Membantu Siswa Lebih Sering Minum Air Putih

Dilansir dari laman FKM UNAIR, membawa tumbler dapat membantu seseorang mengurangi konsumsi minuman manis kemasan dan lebih terbiasa mengonsumsi air putih.

Minuman manis seperti soda, teh kemasan, atau minuman berenergi memang terasa menyegarkan, tetapi jika dikonsumsi terlalu sering dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, seperti obesitas, kerusakan gigi, hingga diabetes tipe 2.

Baca Juga: Fenomena “Doom Thinking” pada Siswa, Terbiasa Memikirkan Kemungkinan Terburuk

Dengan membawa tumbler sendiri, siswa menjadi lebih mudah mengakses air minum kapan saja tanpa harus membeli minuman kemasan. Kebiasaan ini juga membuat tubuh tetap terhidrasi selama belajar di sekolah. Penggunaan tumbler dinilai lebih praktis karena bisa diisi ulang berkali-kali dan membantu menghemat pengeluaran jajan harian.

Mengurangi Sampah Plastik di Lingkungan Sekolah

Selain berdampak pada kesehatan, membawa tumbler juga membantu mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai. Limbah plastik memiliki dampak buruk terhadap lingkungan karena sulit terurai dan dapat mencemari tanah maupun laut. Bahkan, plastik yang hancur menjadi mikroplastik berisiko masuk ke rantai makanan manusia.

Karena itu, penggunaan tumbler dianggap sebagai langkah sederhana yang dapat membantu mengurangi sampah plastik di lingkungan sekolah maupun tempat umum lainnya. Hal serupa juga dilakukan oleh Sekolah Pascasarjana Universitas Padjadjaran melalui Gerakan Membawa Tumbler sebagai bentuk komitmen mengurangi sampah plastik sekali pakai di lingkungan kampus.

Baca Juga:  “Overplanning” pada Siswa, Banyak Rencana tapi Sulit Menjalankannya

Bukan Sekadar Gaya Hidup

Meski saat ini tumbler sering menjadi bagian dari tren dan gaya hidup pelajar, kebiasaan ini sebenarnya memiliki banyak manfaat jangka panjang. Selain membantu menjaga kesehatan tubuh, membawa tumbler juga melatih kebiasaan hidup lebih disiplin dan peduli terhadap lingkungan sekitar.

Namun, masih ada sebagian siswa yang merasa membawa tumbler cukup merepotkan. Karena itu, dukungan fasilitas seperti tempat isi ulang air minum di sekolah juga dinilai penting agar kebiasaan ini lebih mudah diterapkan.

Editor : Aditya Novrian
#tumbler #tren #siswa #air