Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Pelajar Mulai Memanfaatkan Konten Edukasi Digital sebagai Alternatif Belajar di Luar Kelas

Choirun Nisa • Sabtu, 9 Mei 2026 | 08:00 WIB
Pemanfaatan platform digital sebagai e-learning di era saat ini (Sumber: S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar UNESA)
Pemanfaatan platform digital sebagai e-learning di era saat ini (Sumber: S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar UNESA)

BATU, RADAR BATU – Konten edukasi digital mulai banyak dimanfaatkan pelajar sebagai alternatif belajar di luar ruang kelas. Berbagai platform media sosial seperti YouTube dan Instagram kini tidak hanya digunakan untuk hiburan, tetapi juga menjadi sarana memperoleh materi pelajaran secara lebih fleksibel dan interaktif.

Perkembangan teknologi digital dinilai mendorong perubahan pola belajar siswa dari metode konvensional menuju electronic learning atau e-learning. Melalui perangkat digital, pelajar dapat mengakses materi pembelajaran kapan saja dan di mana saja.

Media Sosial Dinilai Membuat Belajar Lebih Fleksibel dan Interaktif
Dilansir dari laman Balai Teknologi Komunikasi Pendidikan (BTKP) DIY, digitalisasi membawa perubahan besar dalam penggunaan media pembelajaran. Media sosial kini mulai dimanfaatkan sebagai sarana belajar berbasis e-learning yang dinilai lebih kreatif, inovatif, serta efisien.

Baca Juga: Minat Baca Siswa Menurun, Ini Faktor dan Upaya Peningkatannya

YouTube menjadi salah satu platform yang paling sering digunakan untuk belajar karena menyediakan video pembelajaran dengan penjelasan visual dan audio yang mudah dipahami siswa. Selain itu, Instagram juga mulai dimanfaatkan melalui konten singkat seperti reels, infografis, maupun penjelasan materi dalam bentuk visual interaktif.

Kemudahan akses melalui telepon genggam membuat pelajar dapat mempelajari materi tanpa terbatas ruang dan waktu. Sistem mobile learning ini dinilai membantu siswa belajar lebih mandiri sekaligus menyesuaikan ritme belajar sesuai kebutuhan masing-masing.

BTKP DIY menyebut penggunaan media sosial dalam pembelajaran juga dapat meningkatkan minat belajar siswa karena materi dikemas lebih menarik dan dekat dengan kebiasaan digital generasi muda.

Konten Kreatif Dinilai Mempermudah Pemahaman Materi
Konten edukasi digital dinilai efektif apabila disusun sesuai kebutuhan peserta didik dan tujuan pembelajaran. Video pembelajaran dengan durasi singkat, visual atraktif, serta bahasa sederhana disebut lebih mudah menarik perhatian siswa.

Selain itu, konsep learning object seperti gambar, grafik, animasi, audio, maupun video tutorial dinilai mampu membantu siswa memahami materi secara lebih praktis. Penggunaan media digital juga mendukung pembelajaran aktif berbasis diskusi, pemecahan masalah, hingga kolaborasi.

Meski demikian, pembuatan konten edukasi dinilai tetap memerlukan strategi yang tepat agar tidak sekadar menarik secara visual, tetapi juga mampu menyampaikan materi secara efektif.

Baca Juga: Kebiasaan Menunda Tugas Ditemui di Kalangan Siswa, Ini Upaya Penanganan yang Perlu Dilakukan

Tenaga pendidik didorong menyesuaikan materi dengan karakteristik siswa serta memilih platform yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran. Proses penyusunan konten juga perlu mempertimbangkan tujuan belajar, desain visual, hingga evaluasi pemahaman siswa setelah materi diberikan.

E-learning Dinilai Jadi Pendukung Pembelajaran Masa Kini
Pemanfaatan konten digital dinilai menjadi bagian dari perkembangan sistem pembelajaran modern. Kehadiran media sosial dan e-learning disebut dapat membantu siswa memperoleh pengalaman belajar yang lebih variatif dibanding hanya mengandalkan pembelajaran tatap muka di kelas.

Selain mempermudah akses informasi, penggunaan media digital juga dinilai membantu siswa mengembangkan keterampilan teknologi dan literasi digital yang dibutuhkan di era saat ini. Meski begitu, penggunaan media sosial untuk belajar tetap perlu diimbangi pengawasan dan pengelolaan yang baik agar siswa tetap fokus pada tujuan pembelajaran dan tidak terdistraksi oleh konten hiburan.

Editor : Aditya Novrian
#konten #belajar #edukasi #pelajar #digital